HETANEWS

Komisi IV DPRD Berhasil Menengahi Persoalan Mitra Kerja

Foto bersama usai pertemuan di Komisi IV DPRD Simalungun. (foto : Zai)

Simalungun, hetanews.com - Komisi IV DPRD Kabupaten Simalungun selaku mitra kerja dinas pendidikan berhasil menengahi persoalan yang terjadi di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 095233 di Huta Pining Kecamatan Silou Kahean hingga berdamai.

Hal itu disampaikan Ketua Komisi IV DPRD Simalungun, Histoni Sijabat, Kamis (23/2/2017) usai menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan kedua belah pihak yang bermasalah di ruang rapat Komisi IV, Jalan Jan Horailam Saragih, Kelurahan Raya. 

Dikatakan, persoalan itu berawal dari miscomunikasi nya antara Kepala Sekolah (Kepsek), Normawati Purba dengan ketua komite sekolah. Dimana menurut Ketua Komite, Kepsek telah memalsukan tanda tangannya dan adanya pungutan ijazah hingga Rp 250.000 serta jarangnya kepsek melaksanakan tugasnya.

"Kedua belah pihak sudah berdamai. Dan kita lihat keduanya saling berjabat tangan memaafkan. Kalau terkait sanksi itu terpulang kepada dinas. Komisi IV hanya sebatas fasilitator dan kedua belah pihak yang mengusulkan," ujar Histoni.

Terpisah, Kepsek SDN 095233, Normawati Purba dan Ketua Komite Sekolah kepada hetanews saling membenarkan bahwa mereka sudah saling memaafkan. "Kita sudah saling memaafkan, persoalan itu hanya miskomunikasi saja," ujar Kepsek dan dibenarkan Ketua Komite.

Pantauan hetanews pada kegiatan RDP yang dipimpin langsung Ketua Komisi IV didampingi Resnawati Saragih dan anggota Komisi IV lainnya, turut hadir Kepala bidang (Kabid) Sekolah Dasar, UPTD Pendidikan Kecamatan Silou Kahean, dan sejumlah pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). 

Usai makan bersama, kegiatan rapat dengar pendapat yang digelar Komisi IV DPRD Kabupaten Simalungun itu ditutup dengan doa bersama sesuai agama dan kepercayaan masing masing yang dipimpin salah satu peserta.

Penulis: zai. Editor: aan.