HETANEWS

Gelar Perkara Alkes RSUD Kumpulan Pane Digelar di Polres Tebingtinggi

Polres Tebingtinggi. (foto : Aguswan)

Tebingtinggi, hetanews.com - Gelar perkara tahap 2 kasus hukum alat kesehatan (alkes) tahun 2012 RSU Kumpulan Pane yang telah merugikan keuangan negara sebesar Rp 1,8 miliar rencananya akan dilaksanakan di Polres Tebingtinggi.

Ini untuk menentukan status hukum Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) proyek pengadaan alkesdari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dengan nilai Rp 4,9 miliar dengan dipa no 3226/02404401/02/2012 tertanggal 14 Juni 2012.

Hal itu disampaikan Kapolres AKBP Ciceu Cahyati melalui Kabag Humas AKP MT Sagala kepada hetanews, Kamis (23/2/2017).

Sagala lebih jauh menjelaskan, saat ini Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek alkes Edi Saputra dan Ketua Panitia Lelang Rudianto telah divonis di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri (PN) Medan inkrah. Para terdakwa juga sudah menjalani eksekusi tertanggal 14 Desember 2016 di Rumah Tahanan (Rutan) Tanjung Gusta Medan, dengan hukuman 5,6 tahun dan denda Rp 200 juta. Begitu juga selaku rekanan Direktur PT Magnum Global, Syawal.

Ini artinya kasus itu sudah hampir selesai, dan hanya tinggal menentukan status hukum KPA yakni Direktur RSUD Kumpulan Pane Nanang yang saat ini masih sebagai saksi. Dan penyelidikaannya akan bermuara akhir dengan gelar perkara kedua setelah yang pertama dilakuan di Polres Tebingtinggi pada 25 Agustus 2016.

Mengenai detailnya gelar perkara, Sagala menjawab atas perintah Kapolres, jika gelar perkara kedua  ini tanggal nya belum diumukan, termasuk isi materi gelar yaitu mengumpulkan hasil penyelidikan.

“Dengan bukti hukum yang ada ,kemudian apabila dalam hasil gelar perkara tidak ditemukan keterlibatan KPA, maka kasus alkes RSUD Kumpulan Pane ditutup. Namun sebaliknya akan dibuka kembali jika ada keterlibatan KPA,” papar Sagala.

Sementara materi gelar akan diminta semua masukan penjelasan hukum dari beberapa perwira polisi yang berkompetan terhadap penyelesaian kasus perkara korupsi yang telah dibongkar oleh Polres Tebingtinggi dan sekitarnya.  

Penulis: aguswan. Editor: aan.