HETANEWS

Ziarah ke Makam Almarhum Hulman Sitorus, Hefriansyah Minta Penerangan di Perkuburan

Hefriansyah bersama dengan istrinya. (foto : Lazuardy Fahmi).

Siantar, hetanews.com - Wakil Wali Kota Siantar menggelar ucapan syukur dan temuh ramah bersama berbagai elemen baik dari jajaran Pemko Siantar, Forkopimda, tokoh agama, pemuda dan masyarakat di rumah dinasnya, Jalan Kasad, Kecamatan Siantar Barat, Kamis (23/2/2017) siang.

Dalam sambutannya, Hefriansyah berterima kasih atas proses pelantikannya, kemarin, Rabu (22/2) berjalan dengan baik, lancar dan khidmat. Ayah empat orang anak ini juga menceritakan bahwa ia tadi memimpin Apel perdana yang mana ia memperkenalkan diri kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN).

"Saya mengajak para ASN agar bisa melayani, melindungi, memperhatikan dan meringankan langkah untuk pelayanan yang prima kepada masyarakat," tutur Hefriansyah didampingi istri tercintanya.

Ia mengenang Almarhum Hulman Sitorus, pasangannya saat mengikuti Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Siantar 2016 lalu. Seluruh undangan yang hadir diajakanya untuk mengheningkan cipta sejenak mengenang almarhum.

"Seyogianya bapak Hulman Sitorus berdiri disini. Tetapi, dengan kebaikannya, Tuhan memiliki niat lain sehingga beliau dipanggil ke sisiNya. Beliau adalah sosok sahabat yang baik, santun melayani semua orang," katanya.

Selesai pelantikan di Kota Medan, ia kemudian berziarah ke makam almarhum Hulman Sitorus di perkuburan Kampung Kristen. Melihat kondisi perkuburan yang gelap, ia meminta agar dinas terkait memberikan penerangan di perkuburan tersebut.

"Semalam saya langsung tabur bunga ke makam Almarhum. Melihat kondisi gelap, saya minta Tarukim memberikan penerangan di pemakaman. Agar saudara-saudara kita Nasrani saat proses pemakaman maupun ziarah disana nyaman. Juga, saudara kita Nasrani juga sering proses pemakamannya hingga larut. Alangkah lebih elok adanya penerangan disana," ungkapnya disambut tepuk tangan dari undangan.

Hefriansyah berharap agar ia bisa melanjutkan dan bahkan meningkatkan apa yang telah diperbuat Almarhum kepada Kota Siantar. Mulai dari peningkatan PAD, infrastruktur dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Siantar yang dikenal sebagai kota toleran, ia berharap agar semua pihak bisa menjaga segala jenis keberagaman. Juga, yang saat pada pesta demokrasi lalu memiliki pandangan politik yang berbeda, diajak agar bersatu padu demi Kota Siantar.

"Saya ucapkan terima kasih, baik bagi yang memilih saya maupun yang tidak. Itukan biasa, pesta demokrasi. Mungkin ada karena keterikatan pribadi atau lainnya. Marilah kita bersatu demi songsong Kota Siantar yang lebih cerah.

Mari kita jaga negara Indonesia kita. Jangan mau terkotak-terkotak. Mari kita jaga Siantar sebagai kota toleran. Saya tidak akan ada memandang kita semua baik itu Suku, Agama, Ras dan Antar golongan (SARA)," katanya yang kembali mendapat tepuk tangan.

Terakhir, ia akan memegang nasehat dan arahan dari Soni Sumarsono, Dirjen Otda Kemendagri yang pernah menjadi Plt Kepala Daerah di 2 daerah, yakni semua elemen harus bisa dirangkul dan menjadi saudara.

"Pak Soni Sumarsono katakan kalau ia nyaman saat mimpin di dua provinsi. Semua tenang, teduh dibuat. Harus bisa dijadikan saudara. Itu yang saya jadikan inspirasi di Siantar. Bersaudaranya kita semua. Kita harus kuat, bersahabat," tutup Hefriansyah.

Penulis: ndo. Editor: aan.