HETANEWS

Pengedar Ditangkap, Barbut Sabu 18 Gram

Pelaku saat diamankan personil Sat Narkoba Polres Asahan dari lokasi penangkapan. (foto : Deni)

Asahan, hetanews.com - Satuan Reserse Narkoba Polres Asahan menangkap 1 orang pengguna sekaligus pengedar narkoba jenis sabu-sabu.

Sementara 3 orang rekannya berhasil melarikan diri dan barang bukti yang disita dari tangan tersangka sebanyak 18 gram sabu.

Tersangka inisial DR (25), warga Jalan Thamrin, Gang Amat,  Kecamatan Kisaran Timur, Kabupaten Asahan ditangkap pada Selasa (21/2/2017) di Jalan Sei Asahan ( Hj Miskin) Kelurahan Tegal Sari, Kecamatan yang sama.

Kasat Narkoba AKP Masku Sembiring melalui Kanit I Ipda Samsul Adhar mengatakan, penangkapan ini berawal adanya laporan masyarakat keberadaan DR yang sudah lama diketahui merupakan pengedar sabu di sekitar Jalan Sei Asahan, Rabu (22/2/2017).

Pelaku mengambil barang bukti yang diamankan dari lokasi penangkapan.  (foto: Deni)

Samsul mengatakan, setelah mendapat laporan kemudian pihaknya menyusun strategis untuk melakukan penindakan ke lokasi di tengah -tengah rumah yang cukup padat penduduk. Sementara DR cukup licin dalam menjalankan bisnisnya

Selanjutnya tim personil Sat Narkoba langsung melakukan penyergapan ke lokasi di mana saat itu ada 4 orang. Namun di saat melakukan penangkapan 3 orang berhasil melarikan diri. Sementara polisi hanya fokus yang menjadi target yakni DR akhirnya dapat diamankan

DR sempat mencoba melarikan diri, namun tim sudah melakukan pengepungan. Akhirnya DR berhasil dibekuk petugas dan akan dibawa ke Polres Asahan guna kepentingan lidik.

Dari tangan tersangka, petugas menemukan 6 paket butiran krista diduga sabu-sabu, 1 paket plastik klip dibungkus kertas putih diduga sabu, tiimbangan elektrik, 1 bungkus plastik klip kosong dan handphone (HP)merk Samsung.

Sejumlah barang bukti diamankan petugas. (foto: Deni).

"Saat ini DR dan barang bukti sabu seberat 18 gram sudah kita amankan. Tersangka  jika terbukti akan dijerat dengan Pasal 144 dan Pasal 112 Undang-Undang (UU) RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara," sebut Samsul.

Sementara dari masyarakat anti narkoba mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Asahan AKBP Tatan Dirsan Atmaja beserta tim Sat Narkoba tak henti-hentinya dalam pemberantasan narkoba. Ini terbukti mampu memberantas sarang penyakit masyarakat yang mengganggu keamanan lingkungan.

Penulis: deni. Editor: aan.