HETANEWS.COM

Rumah Angker Indonesia Bantah Ada Pelecehan Seksual pada Pengunjung

Rumah Hantu yang ada di Ramayana Siantar. (foto : Ndo)

Siantar hetanews.com - Rumah Angker Indonesia membantah tuduhan atas pelecehan seksual yang terjadi kepada salah seorang pengunjung rumah hantu beberapa waktu lalu. 

Baca: (Wanita Ini Mengaku Dilecehkan di Ramayana Siantar).

Demikian disampaikan oleh Burhan selaku Penanggung jawab Rumah Angker Indonesia yang beroperasi di Ramayana, Jalan Sutomo, Kota Siantar Selasa malam (21/2/2017)

Burhan mengatakan, kejadian tersebut tidak benar adanya. Sebab talent (manusia yang menyamar jadi hantu) yang berada dalam ruang hantu, tidak diperbolehkan melakukan kontak fisik dengan pengunjung saat memasuki wahana uji nyali. 

Selain itu, satu orang pemandu yang ditugaskan memandu pengunjung, menuntunn para penguji nyali berjalan mengelilingi rumah hantu dengan jarak kurang lebih  dua meter dari pengunjung.

"Sesuai dengan Standard Operational Procedural (SOP) talent 5 orang dan 1 pemandu. Kalau dia merasa dilecehkan, kenapa dia tidak langsung mengadu, ke polisi atau satpam di sini," terang Burhan, pria yang mengaku warga Jakarta sembari membantah informasi tersebut tidak benar.

Dirinya mengakui, tidak memiliki catatan pengunjung yang masuk. Oleh karena itu, Burhan tidak bisa memastikan pengunjung yang memiliki nama Syasya Harahap pada Senin (13/2/2017), yang mengaku mendapat pelecehan seksual, kemudian dibeberkanya lewat akun Facebook (Fb) nya.

"Tidak ada daftar pengunjung kami dan nama itu gak ada," kata pria, seraya mengatakan rumah hantu itu tutup pada 3 Maret 2016 nanti. 

Jelas Burhan, selama menyelenggarakan wahana hiburan uji nyali dari mall ke mall antar provinsi.

Kata Burhan lagi, pihaknya baru kali ini menerima informasi yang menurutnya tidak benar dari pengunjung. Akibatnya, setelah terkuatnya informasi dari jejaring sosial tersebut, Rumah Angker Indonesia di Ramayana Kota Siantar saat ini sepi pengunjung.

"Baru kali ini kejadian seperti itu. Gara-gara itu pula, pengunjung sepi gak ada sampai 1 buku tiketnya," kata Burhan.

Di tempat yang sama, 2 orang pengunjung yang baru saja mengunjungi rumah hantu mengatakan, selama melakukan eksplorasi di dalam, kedua gadis yang tinggal di kompleks Rindam ini tak ada mendapat perlakuan yang tidak baik oleh talent, wahana uji nyali tersebut. 

"Hantu nya di dalam ruang itu aja. Gak ada pegang pegang. Satu lagi pemandunya nyenteri kami dari depan posisinya menghadap kearah kami," sebut cewek yang mengenakan jilbab merah ini.

Penulis: gee. Editor: aan.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!