Tebingtinggi, hetanews.com - Pasca  diterbitkannya Surat Keputusan (SK) Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia ( Menkumham) RI No. M.HH-01.AH.11.01 Tahun 2017 tertanggal 10 Januari 2017 tentang Pengesahan Perubahan susunan personalia Dewan Pimpinan Nasional Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) priode 2016-2021, pucuk kepemimpinan yang sah saat ini adalah AM Hendro Priyono sebagai Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI).

Untuk itu, anggota DPRD dari PKPI yang selama ini berkecimpung di Partai PKPI Tebingtinggi diajak untuk bergabung membesarkan partai.

Ajakan tersebut disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Kota (DPK) PKPI Tebingtinggi, Ridho Darma Naibaho didampingi Sekretaris, Roslia Ratminda dan Ketua Bidang Organisasi Keanggotaan dan Kaderisasi, M Hamonangan Purba dalam konfrensi pers yang digelar di Kantor Sekretariat DPK PKPI Jalan Sudirman Kota Tebingtinggi, Senin (20/2/2017).

“Sejak diterbitkannya SK Menkumham RI No. M.HH-01.AH.11.01 Tahun 2017 tertanggal 10 Januari 2017 itu, perlu kami perjelas bahwa tidak ada dualisme kepemimpinan PKPI. Jadi kami menghimbau dan meminta kepada rekan-rekan dan anggota DPRD dari PKPI yang selama ini berkecimpung di partai ini untuk bergabung dan bersama-sama membesarkan partai yang kita cintai,” ujar Ridho.

Dijelaskan Ridho, bahwa ajakan untuk bergabung membesarkan PKPI kepada dua orang anggota DPRD yakni Syamsul Bahri dan Edi Sahputra tersebut sudah 2 kali disampaikan pihaknya melalui surat himbauan, namun hingga kini belum ada respon dari keduanya.

“Dalam waktu dekat kami akan layangkan surat untuk yang ketiga. Kita berharap rekan-rekan anggota dewan dari PKPI  untuk bergabung membesarkan partai. Hal itu sesuai dengan arahan para pimpinan partai baik di tingkat Dewan Pimpinan Propinsi (DPP) maupun Dewan Pimpinan Nasional (DPN)”, imbuhnya.

Ridho juga menyampaikan, surat himbauan tersebut sifatnya hanya mengajak warga partai khususnya anggota dewan dari PKPI yang saat ini duduk di kursi legislatif untuk bersama-sama membesarkan partai agar terjalin soliditas diantara sesama warga partai PKPI, apalagi menjelang verfikasi partai politik (parpol) pada bulan Juni 2017 mendatang.

Sementara itu, salah seorang anggota DPRD Tebingtinggi dari PKPI, Edi Sahputra saat dikonfirmasi mengaku, hingga saat ini masih menunggu perkembangan dari pihak Kesbangpol Linmas Tebingtinggi.

Ini karena saat pencalonan sebagai anggota legislatif dulu, pimpinan partai PKPI Tebingtinggi yang terdaftar di Kesbangpol Linmas adalah Sofian Hasibuan.

“Kami hanya anggota DPRD yang duduk dari PKPI dan tidak masuk dalam kepengurusan partai, jadi belum bisa mengambil sikap sebelum ada keputusan dari Kesbangpol Linmas. Kalau terkait SK Menkum HAM RI itu memang kami akui (keabsahannya),” terangnya.