Humbahas, hetanews.com - Hingga Kamis malam (16/2/2017) keberadaan Aldi Sibarani (10) bocah yang dikabarkan hilang secara misterius di Desa Aeklung, Kecamatan Dolok Sanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) belum diketahui keberadaannya.

Baca: (Bocah 10 Tahun Menghilang Misterius di Dolok Sangggul).

Sementara itu orang tua Aldi, dibantu warga sekitar sudah melakukan pencarian kesana kemari. Namun siswa kelas 4 Sekolah Dasar (SD) itu belum juga ditemukan.

Sebelum menghilang, Minggu (13/2/2017) sekira pukul 17.00 WIB, Aldi masih disuruh ayahnya Mangasa Sibarani (35) untuk membeli sebungkus rokok Panamas dan mancis dengan membawa uang Rp 15.000 ke warung terdekat milik A Lumban Batu (47). Ternyata hingga pukul 20.00 WIB Aldi tidak kunjung pulang ke rumah, sehingga ayahnya menyusul ke warung.

Warga saat melakukan pencarian di sekitar Hutan Maga Maga.(foto: Akim Purba)

Sesuai pantauan hetanews di lapangan, 4 hari berturut-turut ratusan masyarakat Desa Aeklung beserta pihak Kepolisian, Basarnas dan beberapa orang pintar atau paranormal masih bekerja keras untuk mencari keberadaan Aldi hingga ke Lumban Tonga-Tonga dan Hutan Maga Maga yang lebarnya kurang lebih 2 hektar, serta jarang dikunjungi masyarakat setempat.

Banyak masyarakat setempat yang merasa takut untuk memasuki Hutan Maga Maga karena tidak pernah dikunjungi. Namun dengan hati yang tulus, masyarakat nekat memasuki hutan tersebut demi mencari Aldi yang sudah hilang selama 4 hari 4 malam.

Terpisah, Camat Dolok Sanggul, Ricky Sihite ketika dikonfirmasi hetanews di ruang kerjanya, menyampaikan hal yang sama seperti diterangkan Kepala Desa (Kades) setempat dan pemilik warung dimana Aldi membeli rokok serta mancis.

“Kalau kronologis yang saya dapat, ayahnya menyuruh Aldi untuk membeli rokok ke warung terdekat. Namun Aldi tidak pulang lagi, sehingga ayahnya mencari kesana kemari,” terang Ricky.

Dia mengaku, baru mengetahui kabar tersebut, setelah ditelepon Ketua Forum Komunikasi Kepala Desa. “Senin kemarin saya ditelepon Ketua Forum Komunikasi Kepala Desa Kecamatan Dolok Sanggul yang mengatakan bahwa ada anak hilang di Desa Aeklung. Sekira pukul 14.00 WIB saya langsung ke Aeklung. Sesampai di sana, saya mengarahkan agar membawa orang pintar dari Kecamatan Baktiraja,” tandasnya.

Warga dibantu pihak Kecamatan Dolok Sanggul, Basarnas dan Polsek setempat saat akan melanjutkan proses pencarian.(foto: Akim Purba) 

Disinggung berapa banyak orang pintar yang mendatangi lokasi diduga tempat dimana Aldi menghilang, Ricky mengaku sudah menurunkan 5 orang.

“Pertama-tama kami menurunkan 2 orang pintar dan tidak dapat. Sehingga kemarin kita menjemput lagi orang pintar dari Kecamatan Baktiraja ada 3 orang. Kita sudah menurunkan 5 orang pintar namun tidak dapat juga,” paparnya.

Sementara itu, Kapolsek Dolok Sanggul masih terlihat bekerja keras beserta puluhan anggotanya, sehingga belum dapat dikonfirmasi. Begitu juga dengan kedua orang tua Aldi yang masih mencari hingga malam hari.