HETANEWS

BNN Siantar Sebut UH Berada di Medan, Ditunggu Kapan Ditangkap

Siantar, hetanews.com - Sebanyak 16 orang yang ditangkap petugas gabungan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Siantar dengan Kodim 0207/ Simalungun di Jalan Tanah Jawa, Gang Puri, Kelurahan Melayu, Kecamatan Siantar Utara. Kamis (9/2/2017), akhirnya dilepaskan.

"Ke 16 orang yang kita tangkap dilepas karena sama sekali tidak menemukan alat bukti. Ada juga 5 orang yang kita rehab dan 7 dibina,” ujarnya Kepala Seksi Pemberantasan BNN Siantar, Kompol Pierson Ketaren via seluler, Rabu (15/2/2017) sekira pukul 18.30 WIB.

Mengenai barang tersebut, sampai sekarang BNN belum mengetahui barang yang berada itu milik siapa. Namun tim BNN mencurigai seseorang yang berinisial N.

“Untuk barang yang didapat, sampai sekarang kita belum tau siapa pemiliknya. Namun kita mencurigai barang tersebut punya seorang yang berinisal N yang berhasil melarikan diri pada saat penggrebekan,” sebut Ketaren.

Bahkan menurut keterangan kelima orang yang dibina, dia (N) lah yang mengatur strategi untuk kaki-kaki pengedar tersebut. Lalu jaringannya ke UH disebut-sebut bandar narkoba ke N dan 2 orang berinisal J.

"Jaringannya dari UH ke N. Ad 2 orang lagi yang bernisial J dan 1 lagi saya lupa siapa inisialnya,” papar Ketaren. Lanjutnya, kelima orang yang dibina saat ini kalau bisa mereka berperan aktif dalam membantu BNN.

Sebelumnya pihak BNN sempat menghubungi UH dari handphone (HP) ke 16 kaki UH, dan sempat memberitahukan tempat persembunyiannya. Ternyata  saat dicek ke tempat tersembunyian, UH sudah tidak berada di tempat.

"Kemarin sempat kita pakai HP dari yang ditangkap dan UH memberitahukan tempat persembunyiannya. UH mengatakan sedang di Rantau Prapat, Kabupaten Labuhanbatu. Saat kita kejar ke sana dia (UH) sudah lari. Saat ini kita sudah mengetahui tempatnya, sekarang UH berada di Kota Medan,” sebut Ketaren mengakhiri.

Penulis: res. Editor: aan.