HETANEWS

Resmikan Lapangan Adhi Pradhana, Kapoldasu Minta Pengawasan Proaktif Pantai Timur

Kapoldasu Irjen Pol Rycho Daniel Amelza menyalami Kanit Tipiter Polres Asahan, Iptu ER Ginting. (foto : Heru).

Asahan, hetanews.com - Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapoldasu) Irjen Pol Rycho Daniel Amelza resmikan Lapangan Adhi Pradhana Polres Asahan, dengan menyampaikan wilayah Pantai Timur perlu pengawasan yang proaktif 

Kehadirian orang nomor 1 di wilayah hukum Poldasu di Kabupaten Asahan, Minggu (12/2/2017) itu untuk meresmikan Lapangan Adhi Pradhana yang akan difungsikan sebagai tempat kegiatan para personil Polres Asahan nantinya.

Kapoldasu juga menghimbau agar para personil di wilayah Polres Asahan dapat lebih bekerja proaktif dan menjalin kerja sama dengan awak poskamling untuk menjaga kekondusifan masyarakat di daerah itu.

Rycho juga menghimbau bahwa wilayah Pantai Timur yang berbatasan lansung dengan beberapa negara negara lain menjadi wilayah yang perlu pengawasan ekstra. Dimana terjadinya perdagangan narkoba, barang-barang ilegal bahkan penjualan manusia dengan berkedok pekerja ke negara luar.

"Sesuai dengan amanat Presiden Joko Widodo (Jokowi), maka pengamanan lebih ditingkatkan, dimana perdagangan gelap narkoba mengunakan pintu masuk di wilayah Perairan Pantai Timur, diantaranya berada di 3 wilayah hukum seperti Polres Asahan, Polres Batubara dan Polres Tanjungbalai hingga peran Babinkamtibmas  lebih ditingkatkan," sebut Kapoldasu.

Rycho juga mengungkapkan, bahwa pelabuhan-pelabuhan kecil di bibir-bibir laut yang tidak terdata menjadi tempat dan pintu masuk barang haram narkoba maupun barang ilegal lainnya, sehingga peran serta masyarakat dibutuhkan untuk bekerja sama dengan pihak Kepolisian dalam mengantisipasi peredaran ilegal itu.

Irjen Pol Rycho Daniel Amelza didampingi Brigjen TNI Tiopan Aritonang dan Kapolres AKBP Tatan Dirsan Atmaja menyalami para awak poskamling. (foto: Heru).

Kapoldasu juga memberi apresiasi akan kerja Polres Asahan dibawah komando AKBP Tatan Dirsan Atmaja yang dapat menggagalkan masuknya narkoba jenis sabu sebanyak 7 kilogram pada 27 Januari lalu di depan Polres setempat, sehingga menyebabkan salah satu tersangka mantan polisi yang dipecat tewas tertembak 

"Saya mengapresiasi kerja Kapolres Asahan, namun tetap waspada dan lebih mewaspadai lagi , namun tingkatkan pengawasan. Karena itu jalin kerja sama dengan masyarakat untuk memberantas peredaran narkoba yang telah menjadi perintah Presiden sebagai musuh utama negara ini," ujarnya.

Disela-sela peresmian Lapangan Adhi Pradhana, Kapoldasu menghampiri satu per satu anggota Polres Asahan, dengan menyampaikan pesan lebih giat bekerja.

"Karena kita pengayom masyarakat. Maka dekat lah ke masyarakat, jangan sekedar berteman tapi jadi saudara. Tanpa masyarakat tugas kita dapat terhambat," paparnya.

Acara peresmian ditandai dengan pelepasan balon ke udara oleh Ketua Bhayangkari Poldasu, Yudhaningrum, didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Asahan, Winda Fitrika dan Ketua Bhayangkari Polres Asahan, Cut Tatan Dirsan Atmaja.

Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Staf Komando Daerah Militer (Kodam) I Bukit Barisan (BB) Brigjen TNI Tiopan Aritonang, Komandan Resimen Militer (Korem) 022/Pantai Timur Kolonel Gabriel Lema, Kapolres Asahan AKBP Tatan Dirsan Atmaja, Dandim 0208/AS Letkol (Arm) Suhono, Danyon 126/KC Mayor (Inf) Taufik Rizal, pejabat jajaran Pemkab Asahan, tokoh masyarakat dan ribuan masyarakat.

Penulis: heru. Editor: aan.