HETANEWS

SK Pencopotan Terbit, Siantar masih Dipimpin Anthony Siahaan

Pj Wali Kota, Anthony Siahaan.

Siantar, hetanews.com - Walaupun informasi bahwa telah terbitnya Surat Keputusan (SK) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) tentang pencopotannya sebagai Penjabat (Pj) Wali Kota Siantar, ternyata Anthony Siahaan masih memiliki wewenang dan kebijakan sesuai dengan tugas, pokok dan fungsi (tupoksi).

Terbitnya SK pencopotan Anthony Siahaan ini bersamaan dengan terbitnya SK pengangkatan Hefriansyah sebagai Wakil Wali Kota Siantar.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bagian

Administrasi Pemerintahan Umum Kota Siantar, Josua Sihaloho mengatakan, informasi yang menyebutkan Mendagri telah menerbitkan SK pencopotan Anthony Siahaan, masih dari sebatas informasi dari pemberitaan di media.

Lanjut Josua, dirinya belum ada melihat SK tersebut. Ditanya apakah ada peraturan yang menyebutkan apabila SK pencopotannya sudah terbit, maka kewenangan pejabat tersebut sudah tidak ada lagi, Josua menjawab tidak ada peraturan yang menyebutkan seperti itu.

"Belum ada kami lihat SK itu. Jadi belum bisa saya pastikan SK itu dikeluarkan tanggal berapa," ujarnya kepada hetanews di ruangan kerjanya, Kamis (9/2/2017).

Apabila benar adanya SK tersebut keluar yang dikabarkan sekitar seminggu lalu, Josua menjelaskan, Anthony Siahaan masih memiliki wewenang dan kebijakan dirinya sesuai dengan tupoksi sebagai Pj Wali Kota Siantar.

"Kan tidak mungkin kosong pemerintahan ini sampai dilantiknya kepala daerah yang baru. Dan SK pak Anthony juga dijelaskan bahwa ia menjabat sebagai Pj Wali Kota Siantar sampai dilantiknya kepala daerah yang baru," terangnya.

Ini artinya, Anthony Siahaan masih memiliki tanggung jawab terhadap pemerintahan di Kota Siantar sampai dilantiknya kepala daerah yang baru. Dan ia masih kepala daerah di Kota Siantar.

"Pejabat itu bisa menjalankan tupoksi nya kan setelah ia dilantik. Begitu juga dengan Wali Kota Siantar. Apabila pak Hefriansyah dilantik, disitulah kewenangan pak Anthony sebagai Pj Wali Kota berakhir," tutup Josua.

Penulis: ndo. Editor: aan.