Siantar, hetanews.com - Miris. Itulah ungkapan yang pantas ketika awak media ini melihat sebuah foto di media sosial Facebook (Fb). Dalam akun Fb atas nama Thomson Juntak, tertera sebuah foto yang dijadikan foto sampul yakni foto lima orang siswa yang nyaris telanjang.

Kelima siswa tersebut bertelanjang dada dan bawahannya hanya memakai celana dalam di lapangan yang luas. Dan di depan mereka terlihat dua orang berpakaian pramuka. Kemungkinan dua orang tersebut adalah senior (abang kelas) kelima siswa tersebut.

Foto ini seperti praktik ospek atau perploncoan di dunia pendidikan. Dua senior tersebut seakan memberikan hukuman kepada lima siswa itu. Hukuman yang dinilai tidak sepantasnya dilakukan dan telah mencoreng dunia pendidikan.

Dari informasi yang berhasil diperoleh hetanews, bahwa foto tersebut diambil disebuah lapangan di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Kota Siantar, Jalan Sangnaualuh, Kelurahan Siopat Suhu, Kecamatan Siantar Timur. Namun, sumber tersebut tidak mengetahui waktu kejadian dalam foto itu.

Foto ini diunggah oleh akun facebook Thomson Juntak pada Selasa (6/2/2017) sekitar pukul 20.10. Kini foto tersebut mendapat 21 komentar dan satu kali dibagikan. Beberapa orang menanyakan waktu kejadian foto tersebut dan akun Thomson Juntak menjawab bahwa foto itu adalah foto lama. Namun, ia tidak merincikan kapan tahun, bulan ataupun tanggal foto tersebut diambil.

Akun yang memajang foto kelima siswa yang nyaris telanjang. (foto: Facebook)

Beberapa orang kemudian mengomentari foto itu, tidak sedikit yang menyayangkan hingga terjadinya praktik perploncoan hingga disebut seperti pelecehan. “ospek kok kayak begitu apa tidak ada hal yang lain,” komentar akun Brilian Busana.

“Tu bkan ospek lg namanya Pelecehan,” komentar Chi-is Manurung. “Maaf y kk2 bkn mau mengurusi pramuka anda. Tetapi dipramuka tdk ada begini. Tlg jgn dilakukan lagi trims,” komen Moyo Moyo.

“Kak izin bertanya?? Di KePRAMUKAan apa seperti di KeMILITERAN atau seperti ANGKATAN ya??? Izin Dijawab soalnya itu saudara sePramuka saya,” komentar Lupti L-Supra Atms. “maaf kak izin bicara,,kita peramuka di ajarkan untuk membangun mental bukan menurunkan mental & harga diri peserta didik kak,” komentar Dwi Putri Nurholijah Nasution.

Untuk memastikan apakah foto tersebut diambil dan melibatkan siswa SMKN 2 Siantar, awak media mencoba menghubungi Mansur Sinaga, Kepala Sekolah (Kepsek) SMKN 2 Siantar. Awalnya, telepon awak media ini diangkat, namun langsung dimatikan tanpa ada berbicara sedikitpun. Begitu juga dengan pesan singkat dilayangkan yang tidak mendapat balasan dari Mansur Sinaga.