HETANEWS.COM

Pegawai PN Siantar ‘Asbun’, Pasti Tarigan: Sering Kebablasan Kalau Bicara

Ketua PN Siantar, Pasti Tarigan.

Siantar, hetanews.com -  Ketua Pengadilan Negeri (PN) Kota Siantar, Pasti Tarigan membantah ucapan Hotma boru Damanik, pegawai pengadilan menyebutkan oknum wartawan mendapatkan satu unit sepeda motor.

Ditemui di ruang kerjanya, Kamis (2/2/2017), Pasti Tarigan mengakui kalau bawahannya itu selalu kebablasan dalam berbicara. Dirinya memastikan ucapan Hotma hanya omong kosong.

Baca: (Renovasi Gedung 5 Miliar, Oknum Pegawai PN Siantar Sebut Wartawan Terima Vario).

"Gak ada itu (wartawan dapat kereta Vario), dia (Hotma) memang sering keterusan kalau ngomong, entah apa saya tengok, bercanda-candanya, tapi ya gitu lah," ujarnya.

Hotma menyebutkan, kalau oknum wartawan berhenti memberitakan gedung pengadilan, usai menerima satu unit sepedamotor. Hal itu dilontarkannya dihadapan sejumlah pegawai dan wartawan ketika menyaksikan dinding dan lantai gedung pengadilan menyemburkan air. 

Namun terkait itu, mantan Wakil Ketua PN Siantar mengaku belum menentukan langkah. "Ya belum ada lah," kata Pasti ketika ditanyai tentang etika anggotanya itu dalam berbicara.

Hal yang sama juga disampaikan Sekretaris PN Siantar, Mediana Tarigan. Saat ditanyai wartawan, Mediana hanya melontarkan senyuman. "Ya, abang-abang sendiri lah yang menilai dia," katanya. 

Sementara, ketika berjumpa dengan awak media ini, Hotma terlihat berang dan mengaku hanya sekedar cakap-cakap saja. Namun, ketika ditanyai apakah keberatan Hotma enggan menjawab.

“Saya kan cuma ngomong-ngomong. Norak berita mu, ngapain saya ke redaksi mu kan kau yang buat berita," cetus Hotma dengan nada tinggi ketika di dalam ruangannya.

Penulis: bt. Editor: aan.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan