HETANEWS.COM

Satpol PP Tertibkan Pedagang Berjualan di Trotoar Jalan

Personil Satpol PP Siantar membawa sejumlah peralatan pedagang yang berjualan di trotoar. (foto : Huget)

Siantar, hetanews.com  - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP)  Kota Siantar kembali melakukan penertiban kepada sejumlah pedagang yang menggunakan fasilitas umum di berbagi tempat di Kota Siantar.

Sebagai penegak Peraturan Daerah (Perda), Satpol PP akan menyelenggarakan kegiatan penertiban ini sebagai rutinitas.

"Kegiatan penertiban ini akan kita lakukan setiap hari sebagai rutinitas. Kalau setiap hari kita lakukan, kita harapkan pedagang sadar," jelas Kepala Sesi Operasional Satpol PP, Arvin Sinaga, Kamis (2/2/2017).

Saat ini, Personil satpol PP turun ke jalan untuk melakukan penertiban bagi Pedagang, khususnya Pedagang Pulsa elektrik, pedagang minuman, maupun pengusaha mobil second yang menggunakan badan jalan dan trotoar.

Ada pun lokasi yang dituju antara lain, Jalan Kartini Kecamatan Siantar Barat, Jalan Melanthon Siregar, Kecamatan Siantar Marihat, Jalan Asahan Siantar Timur dan inti Kota Jalan Sutomo-Merdeka.

Personil Satpol PP Siantar saat melakukan penataan pedagang pulsa yang berjualan di trotoar Jalan Kartini. (foto: Huget)

Arvin menerangkan, saat ini pihaknya masih melakukan perapian bagi tempat tempat berjualan yang menggunakan fasilitas umum. Seperti pedagang pulsa elektrik yang menggunakan trotoar, dihimbau dan diberikan pengarahan supaya menggeser lapak jualan ke tempat yang tidak menggangu pejalan kaki.

"Bagi pedagang trotoar, kita himbau supaya berjualan di tepi menyisakan jalan untuk pejalan kaki. Untuk pedagang yang berjualan di bahu jalan sudah dipindahkan," ujarnya.

Kata Arvin, pihaknya masih mengacu kepada Perda Nomor 92 tentang Wajib Bersih Lingkungan, Keindahan dan Ketertiban Umum. “Sekarang kita belum punya Perda yang baru tentang Pedagang Kaki Lima (PKL), makanya kita masih tata rapi para pedagang itu,” katanya.

Lanjut Arvin, Satpol PP tidak bermaksud untuk melakukan ketidak nyamanan kepada para pedagang. Dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permedagri) Nomor: 41 Tahun 2012 menutur Alvin, perlu dilakukan pemberdayaan PKL.

"Kita bukan mengganggu mata pencarian pedagang, dalam Permendagri itu, PKL juga perlu diberdayakan. Makanya saat ini kita laukan penataan saja menunggu Perda PKL,” tutupnya.

Penulis: huget. Editor: aan.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan