HETANEWS.COM

Anggota DPRD Siantar Kaget, Ada Proyek Dinas PU di Kompleks Korem

Kabid PU Bina Marga Kota Siantar, Irita Purba sibuk mencari dokumen tentang kegiatan proyek. (foto : Zai)

Siantar, hetanews.com - Adanya proyek realisasi pemeliharaan jalan di komplek Korem 022 / Pantai Timur di jalan Asahan KM 3.5, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun dijawab Pemko Siantar melalui Kepala Bidang (Kabid) Bina Program Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga, Irita Purba.

"Itu tidak menyalahi aturan, sebab kegiatan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Siantar Tahun Anggaran (TA) 2016 itu merupakan usulan instansi vertikal itu. Selanjutnya Sekeretaris daerah (Sekda) merekomendasikan ke dinas," bilang Irita Purba, Kamis (2/2/2017) di ruang kerjanya. 

Menurutnya, kegiatan senilai Rp 993.980.000 yang dikerjakan CV Arga Jaya Mandiri tanpa menyebutkan alamat perusahaan maupun nama pimpinan perusahaan merupakan kegiatan PU Bina Marga Kota Siantar yang dilelangkan pada TA 2016.

"Untuk lebih jelasnya, tanyakan saja langsung kepada Kepala Dinas (Kadis) dan terkait teknik kegiatan tanyakan Direktur Teknik (Dirtek) kegiatan. Yang jelas kegiatan itu disetujui oleh DPRD. Kalau tidak, itu tak terjadi," tukasnya dirinya bukan lagi sebagai Kabid melainkan sebagai staf biasa.

Terpisah, Anggota DPRD Kota Siantar di Komisi III, Oberlin Malau di ruang kerjanya terkejut bagaikan tersengat serum lebah. Dikatakan, terkait kegiatan Dinas PU di komplek instansi vertikal tersebut sama sekali tidak pernah dibahas dalam rapat kerja Komisi III selaku mitra kerja.

"Adanya kegiatan itu tak pernah di bahas dalam rapat kerja Komisi III. Dan ini termasuk aneh, uang rakyat Siantar kok bisa dialokasikan ke Kabupaten Simalungun. Apalagi yang menikmati instansi vertikal. Ini akan secepatnya kita laporkan kepada Ketua," kagetnya.

Menurutnya, jika pun itu hibah bisa saja asal alokasinya di wilayah Pemko Siantar. “Dan adanya rekomendasi dari Sekda kepada dinas, saya tak yakin. Apalagi rekomendasinya tak ada disampaikan ke Komisi III. Nanti setelah dibahas, dan jika tak sesuai dengan payung hukumnya, Komisi III akan panggil dinas itu,” tegasnya.

Penulis: zai. Editor: aan.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan