HETANEWS

Di Asahan 19 Orang Penderita HIV/AIDS Meninggal 

Asahan, hetanews.com - Kasus penderita Human Immunodefeciency Virus (HIV) dan Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) terdata di tahun 2016 telah meninggal dunia sebanyak 19 orang di Kabupaten Asahan.

Kepala Seksi (Kasie) Pemberantasan dan Penanggulangan Penyakit (Kasi P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Asahan, Safrin Sanja kepada hetanews, Minggu (29/1/2017) menuturkan, dari jumlah 85 orang dengan HIV/AIDS itu diantaranya 19 telah meninggal dunia.

"Dimana ada 66 orang di luar sana terkena penyakit yang belum ada obatnya itu masih berkeliaran walaupun telah kita data. Namun kita tau ada  yang belum terdata di luar sana, dimana biasanya yang belum terdata sudah terjangkit, tapi belum menampakan penyakit HIV/AIDS itu di tubuhnya," sebut Safrin. 

Dia juga menjelaskan, pihak Dinkes terus memberikan pendampingan atau assement kepada penderita HIV/AIDS yang bertujuan merangkul mereka agar dapat mewujudkan pola hidup sehat.

"Mereka juga kita berikan arahan dampak dari penyakit tersebut, sehingga Orang Dengan HIV/ AIDS atau biasa kita sebut ODHA ini tidak menularkan penyakit itu kepada orang lain," paparnya.

Dia menegaskan, sebab dari hasil assement diketahui ODHA yang terdata telah diberikan arahan agar tidak melakukan seks bebas.

Walaupun pihaknya tidak dapat memantau mereka setiap harinya dan melalui seks bebas cara paling efektif penyebaran virus ini, sehingga berharap para ODHA dapat menerapkan hidup sehat.

Sementara itu angka tertinggi penderita HIV/AIDS di Asahan, sebanyak 14 orang di Kecamatan Kisaran Timur meninggal 1 orang , Kecamatan Kisaran Barat 8 orang dan meninggal 1 orang. Kecamatan Simpang Empat 6 orang diketahui meninggal 2 orang dan peringkat keempat tertinggi di Kecamatan Air Joman sebanyak 5 orang, serta beberapa kecamatan lainnya.
 

Penulis: heru. Editor: aan.