HETANEWS

Pasutri Tewas Ditabrak di Jalan Siantar-Parapat, Anaknya Kritis

Kondisi Hani boru Sagala saat mendapatkan perawatan medis.

Simalungun, hetanews.com - Pasangan suami istri (pasutri) Fernando Sagala (43) dan Sondang Berliana boru Butar-butar (43), tewas setelah sepeda motornya ditabrak mobil Toyota Avanza di Jalan Siantar-Parapat, Kecamatan Dolok Panribuan, Kabupaten Simalungun, Sabtu (28/1/2017).

Pasutri tersebut merupakan warga Jalan Melanthon Siregar, Kota Siantar. Mereka mengendarai  sepeda motor Honda Vario nomor polisi (nopol) BK 3080 ACI. Sementara mobil yang menabrak mereka bernopol BK 1277 UZ.

Dalam peristiwa kecelakaan lalu lintas (laka lantas) tersebut, putri pasutri itu, Hani boru Sagala (7) ikut menjadi korban dan mengalami kritis. Saat ini Hani mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Vita Insani (RSVI) Siantar.

Awal mula kejadian tabrakan tersebut saat pasutri dan putri mereka berboncengan di sepeda motor dan bermaksud pergi menuju ke Parapat.

Mobil Avanza yang menabrak sepeda motor korban dalam kondisi terbalik.

Saat tiba di lokasi kejadian, sepeda motor yang dikemudikan Fernando ditabrak mobil yang datang dari arah berlawanan.

Selain menabrak sepeda motor, mobil tersebut juga menyeruduk 1 unit mobil Toyota Rush dengan nopol BK 1955 ZL. Saat itu posisi Toyota Rush berada di belakang sepeda motor Fernando.

Akibat tabrakan itu, Fernando, istri dan putrinya terhempas ke aspal jalan. Fernando dan istrinya tewas di lokasi, sedangkan putri mereka sempat diselamatkan ke Puskesmas Tiga Dolok, meski kemudian dirujuk ke RSVI.

Kepala Pos Lantas Balata, Aiptu S Oppusunggu bersama anak buahnya mengevakuasi para korban dan mengamankan ketiga kendaraan yang terlibat tabrakan.

Jenazah pasutri itu dibawa ke RSUD Djasamen Saragih, Kota Siantar untuk dilakukan visum.
Salah seorang putri pasutri yang tiba di lokasi, Agnes boru Sagala, tak kuasa menahan tangis saat melihat jenazah kedua orangtuanya. "Kami tak punya orangtua lagi," katanya berurai air mata.

Kondisi mobil yang terbalik di lokasi kejadian.

Belum ada keterangan mengapa mobil Toyota Avanza tersebut menabrak Fernando dan istrinya. Identitas penabrak juga belum diketahui.

Kepala Unit Laka Polres Simalungun, Iptu J Silalahi saat dihubungi membenarkan kejadian tabrakan yang memakan korban tewas itu. Namun enggan berkomentar lebih banyak. "Kami masih tangani peristiwa kecelakaan itu," katanya.

sumber: kompas

Editor: aan.