HETANEWS

Ibu 4 Anak ‘Sulap’ Kulit Kerang Jadi Kerajinan Tangan

Pengunjung memperhatikan hasil kerajinan tangan dari kulit kerang. (foto : Huget)

Siantar, hetanews.com - Limbah dari kulit atau cangkang kerang dapat diolah menjadi produk menarik bernilai tambah yang mendatangkan omzet. Di tangan Boru Siregar (35) cangkang kerang diolah menjadi aneka produk menarik, seperti asesoris dan suvenir.

Berawal bekal ilmu dari saudari perempuanya, ibu 4 orang anak ini mulai mengasah kemampuanya dengan berlatih merangkai cangkang kerang, membentuknya menjadi rangkaian bunga fantasi. Ini lah menjadi awal karya yang menghasilkan keuntungan tambahan bagi keluarganya.

Ada pun kegiatan itu dilakukanya pada bulan Desember tahun lalu dan berlangsung hingga saat ini. Untuk keperluan yang dibutuhkan dalam memproduksi satu macam bunga fantasi diperlukan bahan dasar yaiu kulit kerang, lem, cat dan botol kaleng bekas.

Kerajinan tangan dari kulit kerang. (foto: Huget)

Untuk bahan dasar yaitu cangkang kerang dibutuhkan proses yang khususdan memerlukan waktu cukup lama. Mulai dari membersihkan kulit kerang, menggosok dan mencuci sampai bersih, serta diberi pemutih lalu menjemurnya hingga kering. Untuk bahan dasar cangkang kerang, Boru Siregar membelinya dari Kota Tanjungbalai.

"Membersihkan kulit kerangnya dibutuhkan waktu yang lama," Kata Boru Siregar, Rabu (25/1/2017) saat ditemui di kompleks RSUD Djasamen Saragih, Kota Siantar.

Selanjutnya, cangkang kerang yang sudah siap tadi, diberi lem dan menempelkan pada bagian luar kaleng bekas, kemudian membentuk rangkaian, yang persis seperti bunga. Untuk mendapatkan nilai estetika yang lebih, Boru Siregar mengusapkan cat dengan kuas dan pilihan warna tidak norak dipandang mata.

"Untuk pengerjaan satu bunga diperlukan 5 hari sampai 1 minggu," ujar perempuan yang bermukim di Blok 9, Kelurahan Bah Kapul, Kecamatan Siantar Sitalasari ini.

Dari hasil inovasinya, kini Boru Siregar memproduksi berbagai varian asesoris rumah tangga seperti, tempat kue, tempat tisue dan pot bunga. Selain itu, ia juga menerima permintaan dari konsumen terkait warna dan design yang diinginkan. "Kalau ada yang pesan model yang gimana bisa dibuatkan," jelasnya.

Pot dan bunga yang merupakan hasil kerajinan tangan dari kulit kerang. (foto: Huget)

Sampai saat ini, hasil buatan tangan Boru Siregar sudah terjual selusin tempat kue, bunga fantasi dan tempat tisu. Harganya pun dibandrol dari harga dari Rp 70-120 ribu per itemnya.

Untuk pemasaran barang produksi, Ibu Rumah Tangga (IRT) ini masih melakukan penjualan ala tradisional. Sesekali dirinya membawa hasil kerajinan tanganya ke acara pesta pernikahan dan menjualnya di sana, dengan mendirikan lapak seadaanya.

Terkadang peminat kerajinan tangan seperti ini memintanya untuk membuatkan jenis atau model yang baru. "Kemarin itu ada yang mesan, katanya dibuatkan bunga yang besar dan warna permintaanya," ungkap Boru Siregar.

Kata Boru Regar, pekerjaan tangan yang dikerjakanya dirumah itu dibantu oleh kedua orang anaknya yang masih duduk di bangku sekolah. Hasil kreativitasnya tersebut dijadikan penghasilan kedua untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.
 

Penulis: gee. Editor: aan.