HETANEWS
CITIZEN JOURNALISM

Putra Asahan Unggul di Rising Star Indonesia Season 2

Trio Wijaya mendapatkan voting 96 persen suara. (foto : Dicky Saragi)

Asahan, hetanews.com - Trio Wijaya, pria yang berusia 22 tahun lahir di Kelurahan Jampalan, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Asahan, membuat seluruh warga Provinsi Sumatera Utara khususnya Asahan bangga dengan penampilan nya di Rising Star Indonesia.

Memecahkan sebuar rekor di babak live duel Rising Star Indonesia dengan mencapai 96 persen voting suara, sehingga mengalahkan semua lawan-lawannya di kontes menyanyai tersebut, Selasa (17/1/2017) pukul 21.30 WIB.

Trio Wijaya adalah mahasiswa dari salah satu universitas di Kota Medan juga alumni di Sekolah Menengah Akhir Negeri (SMAN) 1 Kisaran, Kabupaten Asahan pada tahun 2012 silam.

Disaat konser berlangsung, Trio ‘duel’ dengan lawanya yaitu Yus Hendar. Tetapi Yus Hendar hanya meraih 55 persen vot suara, sedangkan Trio Wijaya mendapatkan 96 persen vot suara. Ini membuat Trio bisa mengalahkan lawannya dengan vot suara yang dia miliki.

Trio saat penampilannya membawakan sebuah lagu yang berjudul ‘Benci Untuk Mencinta milik Band Naif, sehingga membuat semua para juri kagum dengan penampilanya di Rising Star Indonesia.

Sementara pihak Bupati Asahan Taufan Gama Simatupang melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Rahmat Hidayat Siregar saat dikonfirmasi, menuturkan pihaknya akan selalu mendukung penampilan Trio yang membawakan nama Asahan berkiprah di Indonesia.

“Dengan penampilan Trio itu menunjukan voting tertinggi dan pemecah rekor dari kontestan lain,” ucap Rahmat saat berbincang kepada hetanews di ruang kerjanya Rabu (18/1/2017)

Rahmat juga sudah menyampaikan kepada Camat dan Kepala Desa (Kades) agar warganya selalu mendukung Trio Wijaya dengan cara membuat voting melalui handpone (HP).

“Bupati Asahan menyampaikan kepada Camat dan Kades agar warganya memilih Trio Wijaya di setiap aksi panggungnya,” pungkas Rahmat.

Penulis: dicky. Editor: aan.