Siantar, hetanews.com - Raden Andik Jaya Prawira atau biasa dipanggil Kang Andik, kakek 73 tahun yang berkeliling Indonesia dengan bersepeda, singgah di Kota Siantar, Jumat (13/1/2017).

Didampingi beberapa pesepeda dan alumni Sekolah Kehutanan Menengah Atas (SMKA), kakek dari 12 orang cucu ini tampak masih kuat dan tegar ditengah-tengah umurnya yang sudah senja.

Dari rilis tertulis yang dibagikan oleh alumni SMKA, diketahui bahwa ayah dari 7 orang anak yakni 5 laki-laki dan 2 perempuan yang lahir di Banten, 4 Agustus 1943 ini telah menjalani puluhan ribu kilometer dengan bersepeda.

Kang Andik ini adalah alumni SKMA Bogor tahun 1964 dan saat ini beralamat tempat tinggal di Jalan Gunung Sari Raya, Kelurahan Teluk Dalam, Kecamatan Banjarmasin Tengah, Kota Banjarmasin.

Adapun, tujuan utama Kang Andik dengan bersepeda ini yakni mengunjungi alumni SKMA dan Rimbawan Indonesia, melakukan kampanye pelestarian lingkungan hidup dan kehutanan serta memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) lanjut usia (lansia) pertama yang keliling Indonesia dengan sepeda.

Adapun, profil lainnya dari Kang Andik yakni, tahun 1964, tamat dari SKMA Bogor dan langsung bekerja sebagai pegawai Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Kalimantan Tengah sampai tahun 1996. Tahun 1989-1990, on the job training di PT Hyundai Metal, Seoul-Korea Selatan. Di luar waktu kerja, Kang Andik mengajar Bahasa Indonesia bagi staf PT Hyundai Metal di Seoul.

Tahun 1990-2004, bekerja sebagai Konsultan Managemen Pabrik (Industri Kayu), tahun 1976-1988, Direktur Pemasaran PT Giat Timber Group, tahun 1990-2004, divisi eksport pada PT Aldiron Hero Group, tahun 2004-2014, berkebun pada perusahaan keluarga dengan bendera Agro Gradi Optima.

Dan ia memulai perjalanannya bersepeda keliling Indonesia dari Banten pada tanggal 16 Desember 2014 dan hari ini, Jumat (13/1/2017), ia telah singgah di Kota Siantar.

Setelah dari Siantar, ia berencana akan melanjutkan perjalanannya ke Balai Penelitian Kehutanan di Aek Nauli, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun.