HETANEWS.COM

Terbitkan Perwa Turunan Perangkat Daerah, Anthony Siahaan Bisa Terindikasi Penyalahgunaan Wewenang

Pj Wali Kota, Anthony Siahaan.

Siantar, hetanews.com - Penjabat (Pj) Wali Kota Siantar, Anthony Siahaan menerbitkan Peraturan Wali Kota (Perwa) No 29 Tahun 2016 sebagai turunan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 Tahun 2016 tentang Organisasi Perangkat Daerah. Namun, penerbitan perwa itu juga mengeluarkan perdebatan.

Sarbuddin Panjaitan, akademisi dan praktisi hukum di Kota Siantar menilai, bahwa penerbitan Perwa tersebut tidak bisa mengesampingkan Peraturan Daerah (Perda) tentang peraturan yang sama. Karena, yang bisa menganti Perda ya harus Perda juga.

"Yang bisa 'mematikan' Perda itu, ya Perda juga. Karena seperti diterbitkannya Undang-Undang (UU), ada ketentuan umumnya yang secara otomatis UU yang lama mengatur yang sama tidak berlaku lagi. Dan juga, melanjuti UU itu ya Perda, bukan Perwa," ujarnya, Kamis (5/1/2017).

Lanjutnya, untuk menjalankan UU di daerah, itu Perda bukan Perwa. Perbedaannya, Perwa itu adalah dalam hal-hal pengaturan internal, yang tidak secara umum mengatur pemerintahan daerah. Sedangkan Perda, sifatnya berlaku secara umum.

"Bisa jadi ada indikasi dan berpeluang adanya penyalahgunaan wewenang oleh Pj Wali Kota Siantar setelah menerbitkan Perwa tersebut. Saya heran lihat Pj (Wali Kota) ini, apa yang mau dikejarnya?. Padahal tidak lama lagi akan ada pemimpin defenitif," tegas Sarbuddin.

Ia menduga, penerbitan Perwa tersebut seakan dipaksakan. Namun, Perwa itu nantinya akan dicabut dengan adanya Perda karena Perwa bersifatnya sementara alias bukan menjadi aturan yang baku.

Karena, sebelumnya mengenai Susunan Perangkat Daerah diatur dalam Perda dan untuk itu harus diganti dengan Perda juga, bukan Perwa.

"Walaupun diterbitkan, Perwa itu bisa nanti dicabut dengan adanya Perda. Dipaksakan ini nampaknya. Entah apa melatarbelakangi. Pemimpin Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) boleh dimutasi, asal sesuai Perda. Perwa itu bisa nanti dicabut Wali Kota selanjutnya, dan baru akan di Perda kan," tutupnya.

Penulis: ndo. Editor: aan.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan