Siantar, hetanews.com - Keluarga besar Kantor Pusat Huria Kristen Indonesia (HKI) gelar perayaan Natal di rumah dinas (rumdis) Ephorus HKI, Jalan Farel Pasaribu Atas No 63, Kota Siantar, Jumat (23/12/2016), dengan tema 'Ai Naung Tubu do di Hamu Saborngin on, di Huta ni si Daud, Sipaluai, Ima Kristus, Tuhani (Lukas 2:11).

Perayaan Natal berlangsung secara sederhana dan hikmat. Kegiatan Natal diawali dengan kata sambutan oleh Ketua Panitia, selanjutnya penyalaan lilin oleh Pengkotbah Pdt Tony L Hutagalung, Ephorus HKI Pdt M Pahala Hutabarat, Sekjen HKI Pdt Batara Sihombing, Ketua Panitia dan perwakilan pegawai Kantor Pusat HKI.

Dalam Ibadah Natal, juga ditampilkan nyanyian puji-pujian, vokal solo oleh anak Sekolah Minggu, paduan suara (koor) dan liturgi yang disampaikan masing masing keluarga besar Kantor Pusat HKI dan pucuk pimpinan gereja.

Pdt Tony Hutagalung dalam khotbahnya yang diambil dari Lukas 2: 11 menyampaikan, kelahiran Yesus Kristus  bukan semata-mata hanya sebuah legenda yang dipercaya oleh manusia. Tetapi, kelahiran Yesus Kristus memiliki pertanda yang memberitahukan telah dilahirkan bagi manusia seorang Juru Selamat, Yesus Kristus.

Tony mengibaratkan sebuah legenda yaitu asal mula Danau Toba sebagai mitologi yang sepenuhnya tidak boleh dipercaya oleh umat manusia.

"Kelahiran Yesus Kristus bukan sebuah legenda. Tapi kelahiran Yesus nyata, memberikan tanda kepada umat manusia. Dan makna yang kita ambil dari sini adalah umat manusia harus memberitakan kelahiran Nya, sebagai Juru Selamat umat manusia," sebutnya.

Menurutnya, banyak hal yang dilakukan untuk memberitakan kelahiran Nya. Seperti peranan gereja HKI yang membawa perubahan membangun bangsa dengan memperkanalkan Yesus kepada umat manusia melalui pengajaran-pengajaran.

Usai khotbah, acara selanjutnya melantunkan satu lagu puji-pujian lewat paduan suara yang dibawakan oleh Kantor Pusat HKI.

Kegiatan Natal yang begitu sederhana ini juga dihadiri oleh para pendeta, Majelis Gereja, pucuk Pimpinan Gereja HKI sampai jajaran pengurus Kantor Pusat HKI.