HETANEWS.COM

Pencuri Sawit Dianiaya Picu Bentrokan Warga dan Papam Kebun Mayang

Kondisi sepeda motor yang dibakar warga.

Simalungun, hetanews.com - Adanya sakit hati warga kepada petugas pengamanan (papam) perkebunan ternyata biang keladi terjadinya bentrokan di Blok 06 Afdeling 5 PTPN IV Kebun Mayang, Nagori Parbutaran, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun.

"Ada warga yang tidak terima ketika temannya ditangkap dan mendapat penganiayaan saat tertangkap mencuri sawit dari kebun tersebut," kata Kapolres Simalungun, AKBP Yofie Girianto, Selasa (13/12/2016).

Peristiwa yang terjadi, Senin (12/12/2016) sekitar pukul 22.30 WIB itu menurut rilis dari Polsek Bosar Maligas, terdapat dua orang saksi mata atas nama Togu Panjaitan dan Beringin Tambunan yang merupakan petugas keamanan saat itu sedang berpatroli di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Selanjutnya 2 orang warga bernama Wili dan Aris menghampiri Togu dan menanyakan petugas keamanan kebun yang berasal dari aparat yang sedang di Bawah Kendali Operasi (BKO) di Kebun Mayang, diduga melakukan penganiayaan terhadap warga yang tertangkap melakukan pencurian sawit.

Selanjutnya seorang petugas keamanan dari Kebun Mayang yang merupakan karyawan datang bersama petugas ydi BKO kan dari aparat. Kemudian warga pun semakin banyak yang berkumpul di lokasi kejadian.

Karena warga semakin banyak, petugas keamanan yang berasal dari aparat meletuskan senjatanya, dengan maksud membubarkan kerumunan massa. Ini malah membuat warga semakin banyak berkumpul di TKP dan melakukan pelemparan kepada petugas keamanan.

Ketidak terkendalian warga akhirnya membuat petugas keamanan kebun melarikan diri ke dalam kebun. Namun satu orang petugas keamanan kebun bernama Misnan berhasil ditangkap warga dan mendapat pemukulan di wajah dan tubuhnya.

Para warga yang sudah tidak terkendali pun langsung bertindak anarkis dan membakar 2 unit sepeda motor jenis Verza dan merusak 1 unit Honda Blade.

Kondisi TKP telah berhasil diamankan setelah personil Polsek Bosar Maligas turun ke lokasi kejadian.

Kapolsek Bosar Maligas, AKP Masku Sembiring saat dihubungi melalui sambungan telepon menjelaskan, masih bersama warga dan melakukan penjagaan supaya tidak terjadi bentrokan susulan.

“Saya masih bersama para warga saat ini. Anggota masih melakukan pengamanan, nanti saya hubungi yah,” bebernya.

Kapolres Simalungun menyampaikan, saat ini kondisi di lapangan sudah kondusif dan petugas keamanan yang mengalami luka-luka sudah dirawat.

"Keadaan di sana sekarang sudah aman. Polsek Bosar Maligas sudah mengamankan TKP. Barang bukti sudah dibawa ke Polsek. Saksi-saksi sudah diperiksa untuk melidik tersangka," ujarnya.

sumber: tribunnews

Editor: aan.

Masukkan alamat E-mail Anda di bawah ini untuk berlangganan artikel berita dari Heta News.

Jangan lupa untuk memeriksa kotak masuk E-mail Anda untuk mengkonfirmasi!

Masukkan alamat E-mail Anda di bawah ini untuk berlangganan artikel berita dari Heta News.

Jangan lupa untuk memeriksa kotak masuk E-mail Anda untuk mengkonfirmasi!