Deliserdang, hetanews.com - Bukit Simangunsong (70) warga Jalan Tengku Raja Muda, Lubuk Pakam, Kabupaten Deliserdang, adalah pengusaha penginapan. Dia juga pemilik kos -kosan di Jalan Bintara Jaya 8, Bekasi Barat, Kota Bekasi  yang disewa oleh wanita pelaku teror bom panci.

Bukit mengaku tak menyangka kalau penyewa kos miliknya itu adalah anggota jaringan teroris .

“Saya  pemilik kos yang digunakan wanita tersangka anggota jaringan teroris yang berhasil ditangkap Tim Densus 88 Antiteror di Bekasi Sabtu malam (10/12/2016). Pelaku sudah menyewa kamar kos sejak hari Rabu (8/12/2016) lalu. Penyewa kamar diketahui bernama Diyah Julia, dia menyewa seorang diri di kamar 104 , tidak tampak ada yang mencurigakan dari penampilannya,” kata Bukit yang merupakan pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) itu di Penginapan Mutiara Hotel Lubuk Pakam, Minggu sore (11/12/2016).

Bukit mengatakan, kalau dirinya belum sempat berjumpa dengan wanita tersebut. Sebenarnya pada Kamis (9/12/2016) lalu dia sudah berniat menemui wanita itu sekalian melihat identitasnya. Namun saat Bukit datang, pelaku sedang tidak di rumah.

Kemudian Bukit merasa terkejut ketika pada Sabtu malam pengawas rumah kos menghubunginya sambil mengatakan, kalau kos-kosannya digerebek polisi dan diduga ada bom di kamar104 yang di ketahui disewa Diyah Julia yang kini sudah ditangkap polisi .

Bukit pun berharap rumah kontrakan miliknya yang rusak berat karena ledakan bom itu dapat segera diperbaiki.

Hingga kini dia mengaku belum pernah dihubungi pihak Kepolisian dan belum ada penjelasan apakan rumah kontrakan miliknya itu kini sudah aman atau belum.

“Dan kapan dapat beroperasi kembali, karena pasca kejadian seluruh penghuni kos-kosan dievakuasi polisi,” kata Bukit.

Atas peristiwa itu Bukit mengaku mengalami kerugian materiil sekitar Rp 50 juta untuk memperbaiki kamar yang hancur akibat bom tersebut.

sumber: fokus medan