HETANEWS

Teriakan Salam Manis Antarkan Almarhum Hulman Sitorus ke Pemakaman

Ribuan warga Siantar yang mengantar jenazah Hulman Sitorus menuju peristirahatannya terakhir di Perkuburan Kristen, Jalan Laguboti, Kota Siantar, Sabtu (10/12/2016). (foto : Lazuardy Fahmi).

Siantar, hetanews.com - Jenazah almarhum Hulman Sitorus dimakamkan di Perkuburan Kristen, Jalan Laguboti, Kecamatan Siantar Selatan,  Sabtu (10/12/2016), dan sebelumnya dibawa terlebih dahulu ke gereja untuk didoakan.

Sepanjang perjalanan menuju perkuburan, masyarakat Kota Siantar menyambut iring-iringan jenazah Calon Wali Kota peraih suara terbanyak itu dengan teriakan "Salam Manis Pak Hulman".

Setelah didoakan di gereja, kemudian iring-iringan pembawa jenazah almarhum dibawa ke pemakaman. Namun, sebelum menuju ke pemakaman, jenazah Hulman Sitorus dibawa keliling Jalan Sutomo-Merdeka sebagai tanda penghormatan sebagai Wali Kota Siantar periode 2010-2015.

Di sepanjang Jalan Sutomo-Merdeka, seluruh masyarakat memberhentikan kegiatannya, dan menyambut iring-iringan jenazah almarhum, serta meneriaki "Salam Manis Pak Hulman". Bahkan ada yang menangis. Tak hanya menyambut, banyak masyarakat juga yang mengikuti iring-iringan tersebut. 

Usai mengelilingi jalan inti kota, kemudian iring-iringan melewati rumah dinas (rumdis) Wali Kota Siantar di Jalan MH Sitorus, Kecamatan Siantar untuk mengenang beliau yang sempat berumah di tempat tersebut selama menjabat sebagai Wali Kota Siantar. Iring-iringan kemudian menuju ke tempat perkuburan. 

Di tempat perkuburan, ratusan masyarakat telah menunggu kedatangan jenazah almarhum Hulman Sitorus. Sesampainya iring-iringan di lokasi, masyarakat kembali berteriak "Salam Manis Pak Hulman". Teriakan tersebut pun terus diteriaki masyarakat hingga peti jenazah Hulman akan dimakamkan. 

Teriakan masyarakat yang menyebutkan "Salam Manis Pak Hulman" sempat terhenti mana kala istri almarhum Rusmiati Boru Pardosi menyampaikan ucapan perpisahan kepada suami tercintanya.

"Selamat jalan pak, sudah senang kau pak di samping Tuhan Yesus. Lihat-lihat kami pak masyarakat Siantar ini. Semoga kami ke depannya tetap maju walaupun kau tidak ada bersama kami lagi. Selamat jalan pak," ucap Boru Pardosi sambil menangis.

Kemudian terdengar teriakan semangat dari masyarakat yang ikut menyaksikan pemakaman Hulman Sitorus. "Semangat bu, Salam Manis, Salam Manis Pak Hulman," ucap warga sembari bertepuk tangan memberi dukungan kepada kelurara almarhum.

Setelah acara kebaktian pemberangkatan dibawakan langsung oleh pendeta, kemudian pihak keluarga Hulman Sitorus melemparkan tanah tanda melepas almarhum kembali kepada sang pencipta.

Isak tangis pun akhirnya pecah mana kala anak almarhum yang pertama Kevin Sitorus melemparkan tanah, sembari menyampaikan ucapan perpisahan kepada ayahanda tercintanya.

"Selamat jalan pak. Mudah-mudahan aku bisa menjaga adik-adikku, mama dan namboru-namboru. Selamat jalan bapak," katanya sambil menangis. 

Isak tangis kembali pecah ketika anak ketiga almarhum Amos Sitorus, tidak berkata sepatah katapun, namun langsung bersujud mencium tanah sambil menangisi kepergian ayahanda tercintanya.

Penulis: tom. Editor: ebp.