HETANEWS

KPUD Siantar: Almarhum Orang Baik dan Agung

Ketua KPUD Siantar, Mangasi Purba memberikan kata-kata penghiburan kepada istri almarhum Hulman Sitorus. (foto : Lazuardy Fahmi)

Siantar, hetanews.com - Dua penyelenggara pemilihan umum (pemilu), yakni Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Siantar dan Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kota Siantar juga melayat ke rumah duka Hulman Sitorus, Jalan Mual Nauli, Kelurahan Siopat Suhu, Kecamatan Siantar Timur, Sabtu (10/12/2016).

Kepergian Wali Kota Siantar periode 2010-2015 dan Calon Wali Kota Siantar pada perhelatan Pilkada 16 November 2016 lalu, kedua lembaga pemilu otu turut berbelasungkawa.

Ketua KPUD Siantar, Mangasi Tua Purba awalnya meminta maaf karena telat melayat berhubung KPUD dan Panwaslih Siantar sedang mengikuti persidangan di Mahkamah Konstitusi (MK), dan baru saja tiba setelah pulang dari Jakarta. Disambungkannya juga bahwa MK juga mengucapkan turut berduka cita.

"Kami pernah bermitra dengan almarhum saat menjabat Wali Kota Siantar. Almarhum memiliki peran di Pilkada tahun 2015 lalu, yang kita ketahui tertunda sampai 16 November lalu. Dalam Pilkada itu, di mana almarhum telah ditetapkan sebagai yang memperoleh suara terbanyak," katanya.

Dikenang Mangasi, mereka memiliki banyak kenangan meskipun kadang di beberapa kesempatan ada berbeda pendapat. Namun, ia mendukung perbedaan pendapat itu karena sangat perlu untuk dikembangkan demi satu tujuan pasti, yakni demi Siantar yang dicita-citakan almarhum.

Melalui sebuah kata-kata dari tokoh, almarhum dijelaskannya semasa hidup tidak pernah berlebihan. Almarhum dikatakannya adalah orang agung karena kebaikannya yang merupakan harta paling langka dalam sejarah.

"Dari keberadaan kami di sini, kami katakan bahwa almarhum adalah orang baik dan agung. Itu dikatakan bukan berlebihan. Sejak mengetahui kabar duka ini, saya ikuti terus perkembangan. Terus ramai orang melayat," jelasnya.

Kepada Rusmiati Rumanna boru Pardosi, istri almarhum, dikenangnya juga bahwa pernah bersinggungan saat intens berkomunikasi sekaitan penganggaran untuk pelaksanaan Pilkada yang tidak ada dibuat-buat dan tidak direka-reka.

"Kami sangat berduka. Ada kami tiga orang KPUD (Siantar) yang sudah dua kali melaksanakan Pilkada dan di Pilkada 16 November lalu, di mana almarhum ikut peserta. Mari kita ambil yang baik dari almarhum. Jangan ingat yang buruk-buruknya.

Kami tahu, ibu (istri almarhum) itu orang yang tegar. Kami sudah saksikan, ibu dampingi bapak saat menjalankan roda pemerintahan Kota Siantar. Ibu selalu tegar, selalu beri semangat kepada bapak hingga masa pemerintahan pada 1 tahun lalu. Kami merasakan duka sedalam-dalamnya. Semoga keluarga selalu tabah. Dan kepada keluarga besar almarhum, mohon selalu berikan semangat kepada ibu dan anak-anak. Keluarga, semoga bisa melanjutkan apa yang dicita-citakan almarhum," tutup Mangasi.

Ketua Panwaslih Kota Siantar, Joseph Sihombing hanya memberikan kata singkat dalam penghiburan dan duka cita.

"Kami turut berbelasungkawa atas meninggalnya pak Hulman Sitorus. Semoga keluarga yang ditinggalkan selalu kuat dan tabah dalam menghadapi cobaan ini. Ini sudah menjadi kodrat Tuhan, karena kita semua manusi pasti akan berpulang," kata Joseph.

Ketua KPUD Siantar Mangasi Tua Purba beserta rombongan saat memberikan kata duka cita atas meninggalnya Hulman Sitorus, Sabtu (10/12/2016). Hulman Sitorus merupakan Calon Wali Kota Siantar dengan suara terbanyak dalam Pilkada Siantar. (foto: Lazuardy Fahmi)
Penulis: ndo. Editor: ebp.