Siantar, hetanews.com - Calon Wali Kota Siantar, Hulman Sitorus tutup usia 59 tahun.

Pria kelahiran Siantar pada tanggal 2 Februari 1957 itu meninggal dunia usai mendapatkan perawat medis di Rumah Sakit Vita Insani (RSVI) Kamis pagi (8/12/2016).

Kepergian Hulman Sitorus meninggalkan duka mendalam bagi sang istri, Rusmiati Rumanna boru Pardosi dan anak-anaknya. Ibu 4 orang anak itu tak henti-hentinya menitikkan air mata di IGD RSVI hingga jenazah Hulman dibawa ke rumah duka, Jalan Mual Nauli, Kelurahan Siopat Suhu, Kecamatan Siantar Timur.

"Pak sudah pergi bapak," ucapnya sambil terus menangis. Anak almarhum pun terus memeluk ibunda tercinta untuk menenangkannya. "Sudah mak, sudah mak," ucap kedua anaknya sambil memeluk Rusmiati.

Kabar duka cita kepergian Hulman ini membuat berbagai pihak mendatangi RSVI. Ini termasuk berbagai elemen masyarakat mendatangi RSVI melihat Calon Petahana itu untuk terakhir kalinya.

Salah satunya adalah Ketua DPRD Kabupaten Simalungun Johalim Purba yang turut datang ke RSVI. Menurutnya, Hulman merupakan kader terbaik dari Partai Demokrat.

"Beliau merupakan kader terbaik kita. Melihat kondisi demokrasi Siantar yang sangat panas, namun dibawa kepemimpinan beliau semuanya tetap tenang dan damai," ucap Johalim

Dirinya juga menyarankan agar nantinya ketika proses pelantikan keluarga almarhum tetap dikomunikasikan.

"Kita tau bahwa beliau merupakan Calon Wali Kota peraih suara terbanyak pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Siantar. Pihak keluarga harus diajak berdiskusi dan menjalin komunikasi," sebutnya.

Lanjutnya, semua pengurus Partai Demokrat telah kehilangan kader terbaik. "Orangnya sangat sederhana, merakyat dan sosok yang selalu ceria," paparnya.

Diketahui Hulman hingga saat ini masih menjabat sebagai Ketua DPC Partai Demokrat Siantar. Saat perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Susulan Kota Siantar pada 16 November 2016 lalu, Hulman berpasangan dengan Hefriansyah dan diusung Partai Demokrat.