Labuhanbatu, hetanews.com - Puluhan warga Desa Hatapang, Kecamatan Na-IX-X Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Peduli Hutan Hatapang (AMPHT) melakukan aksi demo ke Mapolres Labuhanbatu, Selasa (6/12/2016).

Sabar Pohan, selaku kordinator aksi meminta kepada pihak Polres Labuhanbatu agar menangguhkan penahanan terhadap seorang yang disebut sebagai aktivis lingkungan, Damean Sipahutar (39), yang dilaporkan Taufik Lubis selaku Direktur PT Labuhanbatu Indah atas dugaan melakukan tindak pidana pengancaman dan perbuatan tidak menyenangkan, pada Jumat (9/9/2016) lalu.

Warga juga meminta agar pihak Kepolisian memeriksa saksi dari warga yang terlapor, memberhentikan perkara Damean yang sudah ditahan selama 2 minggu dan memanggil serta memeriksa pemilik PT Labuhanbatu Indah yang telah merusak lingkungan maupun alam masyarakat Hatapang.

"Pak polisi, lepaskan pahlawan lingkungan, tangkap Taufik Lubis si pengrusak hutan..!" jerit warga.

Sabar juga mengatakan, pada faktanya Damean ditahan dengan tuduhan Pengancaman, Pasal 335 ayat (1) butir 1 KUHP. "Padahal dalam putusan Mahkamah Konsitusi (MK) Nomor: I/PUU-XI/2013 disebutkan, sesuatu perbuatan lain maupun perlakuan yang tak menyenangkan dalam Pasal 335 ayat (1) butir 1 KUHP bertentangan dengan UUD 1945 dan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat" terangnya.

Menurutnya, penahanan Damean jelas mencederai penegakan hukum yang sebenarnya tidak mesti ditahan. akarena dalam ketentuan KUHAP pasal 2 ayat (4) disebutkan, penahanan itu dapat dilakukan apabila diancam dengan tindakan pidana 5 tahun atau lebih, sedangkan ancaman pidana Damean Sipahutar hanya 1 tahun.

"Dari hal itu maka jelas tindakan Polres Labuhanbatu sangat refresif terhadap kasus pengancaman dan perbuatan tidak menyenangkan," sebutnya.

Mediasi yang diwakili Wakapolres Labuhanbatu, Kompol Reysi menyarankan pihak kuasa hukumnya agar mengajukan permohonan penangguhan penahanan terhadap Damean.

"Karena itu haknya tersangka, buat lah permohonan akan kita ajukan ke pimpinan" kata Reysi.

Dia juga menganjurkan kepada masyarakat Desa Hatapang agar kembali menyurati pihaknya terkait dugaan aktivitas penebangan kawasan hutan tersebut.