HETANEWS

Kisah Satu Keluarga Ditipu Dukun Sakti dan Menantu Dijadikan Budak Seks (Jilid I)

Simalungun, hetanews.com - Seorang pria yang mengaku seorang dukun berhasil menipu satu keluarga dengan dalih pengobatan santet.

Selain menguras harta benda dan sejumlah uang cash (tunai), pelaku mengguna-gunai korban agar menuruti semua keinginannya. 

Informasi dihimpun Jumat (2/12/2016), Muhamad Sandi Syahputera alias Sandi (30) yang mengaku seorang Raden dan dukun sakti puas setelah berhasil meraup keuntungan materil dan non materil dari keluarga Ajiman Damanik (50) dan istrinya Wasiah (49) warga yang bermukim di Dusun III Nagori Pantoan Maju, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun.

Ajiman dan Wasiah mengakui bahwa Sandi pernah tinggal di rumahnya kurang lebih 2 bulan dan sudah dianggap sebagai anak angkat.

Cerita Wasiah, pertemuan Sandi dengan dirinya pada bulan Agustus lalu, berawal dari jual beli durian. Sandi saat itu membeli puluhan durian dari kebun milik Wasiah.

Berawal dari bisnis jual beli durian, Sandi yang mengaku tinggal Jalan Bola Kaki Gang Sadu Kelurahan Banjar, Kecamatan Siantar, Kota Siantar, akhirnya dekat dengan keluarga pasutri tersebut.

Sandi, saat itu memberikan stambul (benda-benda sakti) yang menurutnya, khasiatnya memberikan pengobatan magis dan spiritual kepada Ajiman. Ternyata Ajiman pun percaya dan istrinya dibujuk rayu agar menerima dirinya sebagai anak angkat.

"Dia bilang samaku, 'ibu sudah kuanggap mamakku sendiri. Aku pun merasa Iba, dari situlah dia tinggal dirumah ini. Kenal semua sama keluarga di sini," ujar Wasiah menirukan perkataan Sandi saat itu.

Kemudian Sandi pun berkali-kali tinggal dan menginap di rumah milik Ajiman dan Wasiah. Terkadang Sandi membawa istri dan anaknya kemudian memperkenalkanya kepada Ibu angkatnya itu. 

Pernah suatu ketika, Wasiah menanyakan kepada Sandi tentang alasan yang kerap menginap di rumahnya. "Pernah kutanya, gini, 'uda izinnya kau sama mertuamu dan anak istrimu kalau kau disini tidur?'. Baru dijawab dia, 'sudah bu, sudah tau orang itu,'," cerita Wasiah.

Merasa sudah terbiasa dan tidak canggung lagi dengan keberadaan Sandi, Iwan Damanik (25) dan istrinya Sari (24) yang merupakan anak kandung Ajiman dan Wasiah. Bahkan beberapa anggota keluarga lainnya sudah mengenal Sandi dengan baik.

Sandi diketahui memiliki istri dan 1 anak yang tinggal di rumah mertuanya di Blok Songo, Nagori Silomaha, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun itu dinilai semakin semena-mena setelah beberapa kali menyuruh Wasiah menyajikan makanan pada jam yang tidak lazim.

"Aku merasa curiga, ibu sering disuruh buat nyediakan makannya setiap hari gitu. Pernah jam sebelas malam diminta masakkan ikan jahir dan dimasakkan ibu. Disitu aku mulai heran," terang Iwan.

Selain itu, Sandi pernah meminta uang kepada Wasiah dengan alasan istrinya sedang sakit keras. Mendengar cerita itu, Wasiah pun langsung memberikan uang tunai sebesar Rp 500 ribu kepada Sandi. Hal tersebut pun diakui Wasiah.

Kepada keluarga Ajiman dan Wasiah, Sandi mengaku seorang paranormal dan Dukun Sakti yang mampu melumpuhkan santet, serta mampu melakukan pengobatan spritual dengan ritual ritual khusus. Selain dirinya menjual benda-benda sakti.

Cerita Iwan, pernah sekali Sandi mandi bunga di kamar mandi pada malam tepat pukul 12.00 WIB. (bersambung).

Penulis: gee. Editor: aan.