HETANEWS
CITIZEN JOURNALISM

Rapidin: Kalau ada Rekamannya Silahkan Diperlihatkan dan Dengar Bersama

(ki-ka) Hotdon Naibaho (wartawan Andalas) Hayun Gultom (Pimred Batak Raya) dan Dian Sinaga (Kepala Investigasi LSM LINGKARI) menunjukkan kartu identitas bukan untuk menakut-nakuti. ( foto : Abidan Simbolon)

Samosir, hetanews.com – Bupati Rapidin Simbolon langsung merespon pernyataan bersama Komunitas Pers dan LSM Kabupaten Samosir, dengan mengundang untuk mendengar klarifikasi langsung terhadap pernyataannya di salah satu harian.

Baca: (Wartawan dan LSM Kecam Pernyataan Bupati Samosir di Media).

Kamis, (1/12/2016) di rumah dinas (rumdis), Rapidin Simbolon menggelar konfrensi pers untuk melakukan klarifikasi. Dia menegaskan, pernyataannya beda dengan yang terbit di media harian Perjuangan Baru yang terbit pada Senin, 21 November 2016 terkait judul berita "Bupati Samosir: BPD Jangan Seperti LSM Maupun Pers yang Menakut-nakuti Kades"

"Yang saya ingat, jangan seperti LSM, tidak ikut Pers, ini supaya dicatat. Kalau memang rekamannya ada, silahkan diperlihatkan dan kita dengar bersama," terang Rapidin Simbolon dihadapan para awak media yang tergabung dalam Komunitas Pers dan LSM Kabupaten Samosir.

Baca: (Aksi Protes Pers dan LSM, Bupati Samosir: Saya Tidak Ada Mengatakan Pers).

Sementara itu, pemilik media mingguan Batak Raya Hayun Gultom berharap kepada Pemkab Samosir melakukan upaya pelurusan informasi atau melakukan bantahan.

Menurut Hayun, kliping berita media harian Perjuangan Baru tersebut di beberapa akun media sosial sudah beredar dan menjadi penilaian yang jelek bagi para profesi pers dan LSM di Kabupaten Samosir.

Penulis: aan. Editor: ebp.