HETANEWS
CITIZEN JOURNALISM

Aksi Protes Pers dan LSM, Bupati Samosir: Saya Tidak Ada Mengatakan Pers

Bupati Samosir, Rapidin Simbolon (baju putih) saat memberikan klarifikasi dihadapan Komunitas Pers dan LSM Kabupaten Samosir. (foto : Abidan Simbolon).

Samosir, hetanews.com - Pengakuan Bupati Samosir, Rapidin Simbolon terhadap pernyataannya, yang terbit di media Harian Perjuangan Baru dengan judul "Bupati Samosir: BPD Jangan Seperti LSM Maupun Pers yang Menakut-nakuti Kades", tidak ada mengatakan 'pers'.

Rapidin menyampaikan klarifikasinya itu di rumah dinas (rumdis) Bupati Samosir, di Jalan Danau Toba. Kamis (1/12/2016), untuk menegaskan tidak ada menyebut kata pers.

Klarifikasi Bupati Samosir itu dikatakan ketika koordinator aksi protes yang tergabung di Komunitas Pers dan LSM Kabupaten Samosir, Hotdon Naibaho meminta untuk mendengar langsung dari Rapidin erkait benar tidaknya pernyataan yang telah terbit di media.

"Kami ingin mendengarkan langsung dari, Pak Bupati. Apakah bupati benar mengatakan itu di lokasi tersebut?" tanya Hotdon.

Lalu Rapidin Simbolon memberikan penjelasan. "Pertama, ini yang dari Perjuangan Baru ini salah. Yang saya ingat, jangan seperti LSM, tidak ikut Pers. Ini supaya dicatat," ujar Rapidin.

Diterangkan Rapidin, hal itu dikatakan karena adanya oknum dari para LSM yang menakut-nakuti kepala desa (kades). Ini juga adanya LSM yang ditangkap penegak hukum dan sudah diadili karena melakukan pemerasan. Penangkapan LSM tersebut dijadikan Rapidin menjadi referensi mengatakan hal itu.

Penulis: aan. Editor: ebp.