HETANEWS
CITIZEN JOURNALISM

Wartawan dan LSM Kecam Pernyataan Bupati Samosir di Media

Pers dan LSM menunjukkan kartu identitas yang tidak menakutkan seperti pernyataan Bupati Samosir. (foto : Abidan Simbolon)

Samosir, hetanews.com - Pers dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dinilai buruk. Bahkan, kedua lembaga itu dikatakan Bupati Samosir, Rapidin Simbolon melalui pernyataannya yang terbit di media harian Perjuangan Baru sebagai profesi untuk menakut-nakuti kepala desa (kades).

Pernyataan bupati itu dianggap merendahkan profesi pers dan LSM. Para awak media yang tergabung dalam Komunitas Wartawan dan LSM Kabupaten Samosir yanh bertugas di Kabupaten Samosir akan menggelar aksi protes terhadap Rapidin.

Menurut informasi, aksi akan dilaksanakan di Kantor Bupati Samosir pada hari ini, Kamis (1/12/2016).

Pernyataan Rapidin Simbolon yang dianggap merendahkan profesi jurnalis dan LSM di Samosir itu sebelumnya dimuat pada Harian Perjuangan Baru, edisi tanggal 16 November 2016 lalu, dengan judul “Bupati Samosir: BPD Jangan seperti LSM maupun Pers yang Menakut-nakuti Kades.”

Wartawan Andalas, Hotdon Naibaho dengan keras memprotes pernyataan bupati. Menurut Hotdon, selama menjalankan profesi pers, dirinya tidak pernah menakuti siapa pun.

"Dengan ini, kami dari Komunitas Wartawan dan LSM Samosir menyatakan tidak pernah menakut-nakuti Bupati, Wakil Bupati, Kapolres, Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari), Ketua DPRD dan anggota DPRD, Sekda, Asisten, Pimpinan SKPD, Kabag, Kabid, Kepala Seksi, Camat, Sekcam, Lurah, Kepala Desa dan Kepala Lingkungan atau siapapun pejabat publik di Samosir ini,” tegas Hotdon.

Mewakili LSM, sesuai surat email yang diterima hetanews, Kepala Investigasi Lingkari (Lembaga Investigasi Gerakan Anti Korupsi Indonesia) Cabang Kabupaten Samosir Dian Sinaga, mengatakan harusnya Bupati Samosir tidak mengatakan pernyataan seperti itu di media.

"Harusnya Bupati Samosir tidak mengatakan "BPD jangan seperti Pers dan LSM yang menakut-nakuti Kepala Desa. Pernyataan bupati itu tendensius dan pelecehan terhadap profesi wartawan dan LSM," tulis Dian.

Ditambahkan Dian, pihaknya juga mengecam apa yang dikatakan Bupati Samosir tersebut. "Permasalahan ini akan kami bawa keranah hukum. Agar kedepannya Bupati Samosir tidak sembrono berbicara," pungkasnya.

Penulis: aan. Editor: aan.