Labuhanbatu, hetanews.com-  Musyawarah pembentukan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Desa Sei Tarolat, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, dihadiri pengurus Badan Permusyawaratan Desa (BPD), pendamping desa, Kepala Bidang Pengembangan Desa Dan Sosial Budaya (Kabid Bangsosbud) Labuhanbatu, perangkat desa dan segenap komponen masyarakat di balai desa setempat, menuai kendala minimnya kehadiran warga, begitu juga Kepala Dusun (Kadus), Senin (28/11/2016).

Musyawarah yang dipimpin Ketua BPD diwakili J Siallagan, serta Kepala Desa (Kades) Sei Tarolat, Zul Rahmadi Tanjung tersebut menyetujui pembentukan BUMDes yang diberi nama 'Maju Bersama'.

Menurut Zul, persetujuan masyarakat untuk pembentukan BUMDes ini merupakan sebuah langkah penting untuk memajukan Desa Sei Tarolat di masa mendatang. Meski dalam kata sambutannya dirinya sempat mengutarakan kekecewaannya dengan Kadus yang tidak hadir saat itu.

"Saya berharap kepada masyarakat khususnya kadus untuk tanggap hal-hal yang menyangkut kepentingan desa" tegas Zul.

Kabid Bangsosbud Pemkab Labuhanbatu, Patindoan Situmorang dalam sambutannya mengatakan. pembentukan BUMDes ini merupakan amanat Peraturan Menteri Desa (permendes) Nomor 4 Tahun 2015. Dirinya juga menegaskan, inti daripada BUMDes ini dibentuk untuk meningkatkan perekonomian desa, memajukan desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Warga yang hadir dalam musyawarah tersebut sangat senang dengan pembentukan BUMDes di desanya, namun untuk pemilihan kepengurusan belum memungkinkan, mengingat kehadiran peserta rapat yang minim. Untuk itu, musyawarah pemilihan kepengurusan ditunda dan dilanjutkan pada Kamis (1/12/2106) mendatang.