HETANEWS

Sahabatku Wisuda di Samping Jenazah Ayahnya

Tommy Tamba mengenakan baju toga disamping jenazah ayahnya. (foto facebook).

Simalungun, hetanews.com - Perasaan duka dan sedih yang mendalam juga menyelimuti teman-teman dari Tommy Tamba, anak dari mendiang Joseph Tamba (54), mantan Kepala Inspektorat Simalungun yang tewas kecelakaan.

Baca:  Hendak Hadiri Wisuda Anak, Mantan Kepala Inspektorat Simalungun Tewas Kecelakaan

Teman-teman Tommy dari alumni Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 3 Kota Siantar tahun 2009 turut hadir ke rumah duka di Jalan Tusam Raya, Perumnas Batu Enam, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun.

Ketika awak media ini menunjukkan salah satu foto yang diupload di Facebook (Fb), Ferdynand Siallagan, salah seorang teman satu kelas Tommy di SMAN 3 Siantar tahun 2009 sedikit tercengang melihat foto tersebut.

Hal itu dikarenakan foto tersebut adalah foto Tommy Tamba mengenakan baju toga sebagaimana saat prosesi wisuda biasanya di samping jenazah ayahnya.

"Sahabatku itu wisuda disamping jenazah ayahnya. Karena seharusnya sahabatku itu wisuda hari ini, Kamis (24/11/2016) di Universitas Borobudur Jakarta. Namun, sedihnya suka cita berubah menjadi duka cita," kata Ferdynand di rumah duka.

Ia menjelaskan bahwa Tommy saat bersekolah di SMAN 3 Siantar sangat akrab dengan siswa lainnya. Sosok siswa yang humoris.

"Tommy akrab kali sama kawan lainnya. Sering buat lelucon begitulah. Tapi tidak pernah marah kepada kami kawan-kawannya. Kami jelas tidak menyangka bisa seperti ini. Semoga kuat ya sahabatku," ujarnya.

Ferdynand juga menambahkan bahwa mendiang adalah dosennya di Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Yayasan Nasional Indonesia (STIH YNI) yang beralamat di Jalan Merdeka, Kota Siantar.

Ia sangat mengenal sosok mendiang tersebut yang mana pernah mendidiknya saat semester tiga mengajar Ilmu Pengantar Ekonomi.

"Bapak itu tegas, disiplin terhadap waktu dan sangat menghargai pendapat mahasiswanya. Agar pelajaran itu tidak bosan, bapak itu juga sering buat humor yang membuat kami mahasiswanya ikut tertawa. Selamat jalan pak Joseph. Semoga tenang disisiNya," tutup Ferdynand.

Tampak di rumah duka ketika acara adat, Kamis (24/11/2016) dipenuhi oleh pelayat. Tommy sendiri kelihatan berusaha tetap tegar di depan peti mati jenazah ayahnya walaupun ibunya Kosbenita boru Sinaga tampak sangat shock dan belum bisa menerima kepergian mendiang tersebut.

Diketahui bahwa Joseph Tamba meninggal dunia usai mobil Paradep Taxi yang ditumpanginya mengalami kecelakaan di Pabatu, Jalan Siantar-Tebingtinggi, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) saat hendak menuju Bandara Kuala Namu untuk menghadiri wisuda pasca sarjana anaknya Tommy di Universitas Borobudur Jakarta.

Jubel Tamba, adik dari Tommy yang juga menjadi korban dalam kecelakaan tersebut. Ia kini dirawat di Rumah Sakit Vita Insani (RSVI) Siantar. Ibu Tommy, Kosbenita boru Sinaga shock atas kejadian tersebut.

Baca: Rumah Duka Mantan Kepala Inspektorat yang Tewas Kecelakaan Dipenuhi Pelayat

Penulis: ndo. Editor: ebp.
Komentar 1
  • Glenn Sembiring
    SUTOMO BAWAH NO PROBLEMA TERHADAP KEMACETAN SIANTAR ,, SEMUA MASYARAKAT SIANTAR TAU AKAN HAL ITI,,, KALAU GANDA Y A SUDAH JELAS MASIH BANYAK PR YANG HARUS DILAKUKAN TERHADAP PERBAIKAN KOTA SIANTAR.