HETANEWS

Pembangunan Rumdis Kapus di Bangun Terindikasi Mark up

Rumdis kapus yang direhab. (foto : Zai)

Simalungun, hetanews.com - Proyek rehabilitasi rumah dinas (rumdis) Kepala Puskesmas (Kapus) di Bangun Km 17, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun diduga terindikasi mark up.

Pasalnya, realisasi proyek Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Simalungun dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran (TA) 2016 sebesar Rp 100 juta itu hanyalah pengecatan dinding luar gedung dan penggantian atap.

Itu diungkapkan salah satu pekerja  marga Tambunan, warga Kisaran, Kabupaten Asahan, Rabu (23/11/2016). "Kami hanya mengecat dinding gedung bagian luar dan mengganti atap.  Kalau rangka atap (berbahan kayu) sebelumnya masih kuat," sebutnya.

Dijelaskan, luas bangunan rumdis yang dikerjakan itu yakni 8 meter x 6 meter. "Kalau plang proyek dan material bekas atap jincalungnya sudah dibawa pemborong bermarga Saragih. Karena menurutnya sudah rampung,” tukas Tambunan memberikan nomor telepon seluler Saragih.

Terkait rehabilitasi rumdis berukuran 8 meter x 6 meter dengan tinggi gedung 3,5 meter itu, Saragih selaku pelaksana proyek mengatakan, perusahaan yang dipakai dalam melaksanakan kegiatan yakni CV Dian Putri.

"Itu perusahaan pinjam. Kalau ukuran gedung saya lupa. Yang jelas kami mengganti rangka atap, plapon, atap, serta pengecatan dinding luar dalam," tukas Saragih dari seberang telepon seluler miliknya.

Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Arnold Saragih melalui telepon seluler miliknya mengatakan, bahwa kegiatan rehab rumdis kapus itu belum dibayarkan Dinkes Simalungun selaku pemilik proyek. Dan akan memverifikasi hasil realisasi kegiatan ke lokasi.

"Kalau terbilang mark up, tidaklah. Karena dari anggaran itu dikenakan PPh dan PPn sebesar 12 persen. Yang jelas kegiatan itu belum dibayar dan Dinkes selaku penyelenggara akan melakukan verifikasi ke lapangan secepatnya," tukas Arnold. 

Penulis: zai. Editor: aan.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.