HETANEWS.COM

Proyek Bina Marga dan Dinkes Simalungun ‘Dimonopoli’ Pengusaha Asal Serbelawan

Proyek peningkatan jalan jurusan simpang Merangir-Serbelawan yang dikuasai A.H dengan menggunakan perusahaan alamat Kota Medan. (foto : Zai Sinaga)

Simalungun, hetanews.com -  Proyek bernilai puluhan miliar dari Dinas Bina Marga dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Simalungun disinyalir dikuasakan kepada oknum kapitalis berinisial AH, pengusaha asal Serbelawan, Kecamatan Dolok Batu Nanggar.

Proses lelang (tender) yang digelar panitia lelang, hanyalah seremonial guna mengesahkan kemenangan untuk oknum kapitalis tersebut.

Menurut beberan sejumlah rekanan yang minta identitasnya tak disebutkan, , Senin (20/11/2016), praktik penguasaan seluruh proyek kedua dinas yang didanai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran (TA) 2016 itu berawal dari keinginan petinggi Simalungun untuk memimpin salah satu partai dan jadi Gubernur Sumut.  

Ini tentunya sangat butuh banyak teman sebagai pemodal menggapai cita-citanya tersebut. "Kami hanya menduga dan memungkirinya. Karena baru lalu petinggi Simalungun itu berhasil memenangi Ketua DPD salah satu partai. Dan kabar merebak petinggi Simalungun itu berkeinginan jadi Gubsu. Demi menggapai impian nya, petinggi Simalungun itu butuh pemodal," sebut sumber.

Guna mengelabui praktik monopoli ataupun kaloborasi yang dilarang oleh Undang-Undang (UU) membawahi, lanjut sumber, proyek proyek dari kedua Satuang Kerja Perangkat Dinas (SKPD) Pemkab Simalungun tersebut dikerjakan pihak rekanan lainnya dengan persyaratan membeli.

Seperti kegiatan rehabilitasi gedung Puskesmas di Simpang Bah Jambi, Kecamatan Gunung Malela. Kegiatan itu dikerjakan oleh Ar warga Kerasaa,n Kecamatan Bandar. Kegiatan tersebut dibelinya dari oknum kapitalis asal Serbelawan.

“Banyak lagi rekanan di Siantar dan Kabupaten Simalungun ini yang membeli kegiatan dari kapitalis itu, tukasnya.

AH yang diketahui mantan terpidana kasus dugaan korupsi alat-alat kesehatan (alkes) RSUD Perdagangan tahun 2014 itu tidak bersedia dimintai tanggapan. Sementara konfirmasi yang dilayangkan ke telepon seluler miliknya, terkirim. 
 

Penulis: zai. Editor: aan.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan