Samosir, hetanews.com - Sebanyak 3 medali perak dan 4 medali perunggu diraih atlet wushu Kontingen Samosir di ajang Kejuaraan Daerah (Kejurda) Wushu Sanda Sumut 2016.

Sebelumnya seni bertempur atau bela diri yang dilatih Feriasi Sirait ini memboyong 14 orang atlet yang sudah lolos seleksi antar sasana, serta TC (Training Centre) dipusatkan di Lumban Sijabat, Tomok, Kecamatan Simanindo.

Kejuaraan yang digelar di GOR Sekolah Cinta Budaya, kompleks MMTC Jalan Pancing Medan, dibuka resmi oleh Ketua Umum Pengprov Sumatera Utara Darsen Seng dan dihadiri Sekretaris Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumut Chairul Azmi Hutasuhut. Pertandingan berlangsung selama 10-13 November 2016 dan diikuti 8 kabupaten/kota.

Atlet wushu Samosir yang mendapat medali perak yakni Bomer Sidabutar klas 48kg/PA pra junior, Jennifer Situmorang klas 48kg/PI pra junior dan Himpu Sinaga klas 48 kg/PI junior.

Sementara medali perunggu yakni Johanssen Sidabutar klas 48kg/PA junior, Tandang Limbong klas 65kg/PA junior, Ahmad Sihotang klas 52kg/PA senior, Bobi P Sitio klas 70kg/PA senior. Namun, Sion klas 48KG/PA pra junior, tidak dipertandingkan karena lawan tidak hadir, juga dua atlet gugur bertanding saat penimbangan.

Sebelumnya, Wakil Bupati Kabupaten Samosir , Juang Sinaga memberangkatkan atlet dari lapangan kantor bupati. Juang berpesan agar  sportifitas dijunjung tinggi.

"Bertanding dengan baik, penuh semangat serta menjunjung tinggi sportifitas dan tetap disiplin dalam mengikuti rangkaian kegiatan selama berada di Kejurda," pesan Juang.

Pegurus cabang wushu di Kabupaten Samosir Feriasi Sirait, mengatakan, untuk kejuaraan tahun mendatang pengurus memohon dukungan moril dan materi agar persiapan atlet lebih mapan untuk menghadapi lawan tanding.