HETANEWS

Pilkada Siantar Dikawal 5 Kapolres dan 3.000 Personil Polri

Suasana penajaman visi dan misi paslon yang akan bertanding di Pilkada Susulan Siantar, Hotel Sapadia, Sabtu (12/11).

Siantar, hetanews.com - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Susulan Kota Siantar akan dikawal 3.000 orang personil Polri dan 5 Kapolres di jajaran Polisi Daerah Sumatera Utara (Poldasu), serta seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS) akan dilengkapi dengan panic button.

Berdasarkan kata sambutan dari Kapolresta Siantar AKBP Doddy Darjanto dalam acara penajaman visi misi pasangan calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang dilakukan di Hotel Sapadia, Sabtu (12/11/2016) mengharapkan agar Pilkada berjalan dengan aman.

"Kita bisa mencontoh dari beberapa daerah dan baru-baru ini pemilihan kepala negara di negara Adidaya, yang kalah mengucapkan selamat, dan berjalan dengan aman dan kondusif," katanya.

Lanjutnya, personil Kepolisian akan bersiaga untuk mengamankan jalannya pemungutan Pilkada Siantar. "Akan ada 3.000 personil Kepolisian dalam menjaga pengamanan Pilkada, Akan ada patroli yang dibagi di setiap titik-titik kecamatan," ucapnya.

Selain itu, kata  Doddy Darjanto, akan ada 5 Kapolres dari berbagai daerah wilayah hukum Poldasu untuk mengamankan jalannya pemungutan suara. "Dari Tebingtinggi, Serdang Bedagai (Sergei), Asahan, Simalungun dan Toba Samopsir (Tobasa) untuk mengamankan jalannya Pilkada tersebut," katanya.

Di akhir pembicaraan, Doddy Darjanto mengharapkan agar proses demokrasi tersebut berjalan dengan lancar. "Semoga Pilkada kita ini berjalan dengan lancar, dan aman, sehingga terpilih kepala daerah yang seperti yang diharapkan bersama," tutupnya. 

Penulis: tom. Editor: ebp.