HETANEWS.COM

Melalui Kerupuk Jangek, Anak Siantar ini Jadi Pemuda Pelopor Sumut

Muhammad Nain Nasution pemuda pelopor asal Kota Siantar saat menerima piagam penghargaan pemuda pelopor tingkat Sumatera Utara, yang diserahkan Gubsu Tengku Erry Nuradi bertempat di Lapangan Adam Malik, Jumat (28/10/2016). (foto : Lazuardy Fahmi).

Siantar, hetanews.com - Nama lengkapnya Muhammad Naim Nasution, pemuda asal Kota Siantar yang pada tahun 2016 ini dinobatkan salah satu dari 6 orang pemuda pelopor se-Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

Dalam upacara memperingati Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke 88 tingkat Provinsi Sumatera Utara di Kota Siantar tahun 2016 yang dilaksanakan di Lapangan H Adam Malik, Kecamatan Siantar Barat, Jumat (28/10/2016), ia menerima penghargaan sebagai pemuda pelopor tersebut langsung dari Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Tengku Erry Nuradi.

Saat berbincang-bincang dengan hetanews, Naim menceritakan bahwa ia menerima penghargaan tersebut dalam bidang pemuda kepoloporan pangan. Yang menjadi kreatifitas maupun karyanya dalam bidang pangan ialah produksi kerupuk jangek.

“Ceritanya, sekitar 3 tahun silam, kami sama-sama membuka produksi kerupuk jangek dan setelah berdiri saya yang mempunyai sendiri serta dikelola sendiri. Awal berdiri rencananya kita akan berkembangkannya tidak hanya di dalam Siantar saja, melainkan  juga keluar kota,” ujar Naim.

Kini, produksi home industri yang dikelolanya telah menjangkau daerah Sidikalang, Medan, Rantau Prapat dan Penyabungan, bahkam rencananya juga akan mengirim bahan baku kerupuk jangek ke Bogor, Jawa Barat. Pada tahun 2016 ini saja, industrinya tersebut telah meraih empat penghargaan yang membanggakan.

“Masalah merk produksinya, kita yang masih dalam masa proses. Yaitu namanya Agus Jangek Naim Karet Merah. Kita sejak memproduksi hingga sekarang, harga jual masih dalam kategori standar,” katanya.

Pemuda yang besar di Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, namun sejak 7 tahun terakhir telah merantau di Kota Siantar ini mengelola segala produksi kerupuk jangeknya di pabrik home industri  di Jalan Nusa Indah no 12 F, Kelurahan Simarito, Kecamatan Siantar Barat.

“Omset industri kita per bulan mencapai Rp 25 juta. Kita memiliki karyawan sebanyak 10 orang yang terdiri dari 5 orang untuk pembungkusan dan 5 orang mulai dari proses dari awal kulit sampai kerupuk,” jelas Naim.

Dengan terpilihnya karyanya sebagai salah satu pemuda pelopor tingkat Sumatera Utara, rencananya pada tahun depan, ia akan mengajukan karyanya tersebut ke tingkat nasional.

Ketika dimintai harapannya kepada pemuda dalam memperingati Hari Sumpah Pemuda, ia berharap agar para pemuda-pemudi bangsa Indonesia kedepannya lebih berani, pemikiran lebih maju daripada tahun-tahun sebelumnya.

“Untuk pemuda Siantar harus maju dalam bidang apapun. Karena pemuda di Siantar lumayan maju dan mau berkembang. Seperti contoh di daerah tempat saya tinggal, (Kelurahan) Simarito sudah banyak yang ingin mencontoh perkembangan kerupuk jangek,” tutupnya.

Penulis: ndo. Editor: ebp.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!