Siantar, hetanews.com - Malam dialog pemuda dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke 88 tingkat Provinsi Sumatera Utara di Kota Siantar tahun 2016 digelar di aula hotel Sapadia, Jalan Diponegoro, Kota Siantar, Kamis malam (27/10/2016).

Tampak hadir sebagai narasumber dalam malam dialog ini dari Dinas Pemuda Provinsi Sumatera Utara (Provsu) dengan materi ‘Inti Pola Dasar Pelayanan Kepemudaan’, serta anggota DPD RI utusan Provsu materi ‘Komplekstisitas Sosial dan Pemuda’.

Dari Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HPMI) Sumut dengan materi ‘Pemuda dan Dunia Usaha’, Korem 022/PT materi ‘Ketahanan Nasional Pemuda dan Komplekstisitasnya’, serta Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Siantar.

Kasiter Korem 022/PT Letkol Inf Jokosu yang mewakili Danrem Kolonel Inf Gabriel Lema dalam materinya menginginkan pemuda Indonesia menatap dunia, karena generasi adalah aset tertinggi dan paling mahal bagi bangsa. Idealisme dan kritis perlu diterapkan bagi pemuda Indonesia.

"Kita harus bisa mengetahui bagaimana cara yang kritis, dinamis dan kreatif. Pemuda itu harus berani mengambil resiko. Jangan cuma omong kosong tanpa  ada karya nyata. Harus tetap optimis dan selalu semangat," sebutnya.

Menurutnya, pemuda harus bisa berperan dalam membawa perubahan, generasi muda yang membawa perubahan dan pembangunan di Republik Indonesia (RI). Dengan begitu akan menjadikan Indonesia negara yang maju.

"Pemuda juga harus cinta tanah air, rela berkorban untuk bangsa negara. Karena menjaga negara itu bukan hanya tentara, butuh juga dukunga penuh dari rakyat. Dari semua itu, pemuda harus bisa menjadi seorang ksatria, apapun kerjanya. Ksatria itu berani, gagah dan selalu belajar berlatih membangun diri," jelas Jokosu.

Indra Prawira dari HIPMI Sumut, mengutarakan keinginan slogan pemuda pengusaha dan pengusaha pemuda. Ia juga mengambil kata-kata mutiara dari Bung Karno yang berbunyi 'beri saya 10 orang pemuda, saya akan mengguncang dunia'.

"Tapi itu artinya yang betul-betul pemuda. Jangan pemuda yang alay. 1.000 pemuda alay saja tidak akan bisa mengguncang Kota Siantar ini. Jangan bahasa kita seperti orang tua, yang bahas-bahas dulu kala. Anak muda itu bicara masa depan," 

Kepala Dispora Sumut, Baharuddin Siregar yang diwakili Kabid Pemuda Dispora Sumut, M Tohir mengatakan, bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) memiliki banyak program pemuda. Tetapi kadang informasi program tersebut tidak sampai. Jadi diharapkan pemuda untuk melakukan jemput bola.

"Upaya pemerintah juga adala agar wawasan kebangsaan pemuda terus digali dan,ditumbuh kembangkan. Pemuda ditempah kapasitasnya, seperti pembentukan kemandirian ekonomi. Kelompok pemuda harus bisa usaha produktif, wirausaha pemuda pemula. Dalam upacara itu, 6 orang pemuda pelopor akan diberikan penghargaan oleh Gubsu Tengku Erry Nuradi," tutupnya.

Selain ketiga pemateri di atas, juga ada pemateri lainnya yakni anggota DPD RI asal Provsu, Dedi Iskandar Batubara, Ketua MUI Kota Siantar, Muhammad Ali Lubis.

Hadir juga Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisporabudpar) Siantar, Fatimah Siregar, Waka Polresta, Kompol Waimin dan undangan lainnya 200 dari organisasi kepemudaan Sumatera Utara dan Siantar.