Simalungun, hetanews.com - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) perwakilan Medan mendatangi Kantor Dinas PU Bina Marga Kabupaten Simalungun di Pematang Raya, Rabu (26/10/2016).

Informasi dihimpun, kedatangan beberapa orang utusan BPK ini untuk melakukan pengauditan terkait kucuran Dana Alokasi Khusus (DAK) yang digunakan pihak Dinas PU Bina Marga dalam melaksanakan pembangunan dan proyek pengerjaan jalan tahun 2016.

Sayangnya sejumlah awak media dilarang meliput pertemuan antara BPK dengan Kadis PU Bina Marga, Johanes Gurning dan para pejabat lainnya beserta pihak rekanan (kontraktor).

Utusan BPK RI perwakilan Medan mengenakan kemeja batik saat masuk ke mobil dan salah satu oknum pegawai Binamarga Simalungun (jaket coklat) berupaya menghalangi wartawan saat akan konfirmasi. (foto: Dani)

Usai pertemuan pun para wartawan seakan tak diberikan waktu untuk melakukan konfirmasi atas kedatangannya pihak BPK. Bahkan salah seorang pegawai Dinas Binamarga yang mengenakan jaket cokelat seakan-akan sengaja menghalang-halangi wartawan dan segera mempersilahkan utusan BPK segera masuk ke dalam mobilnya, sehingga tak sempat menanyakan nama dan jabatannya.

Sementara itu salah seorang utusan BPK kepada wartawan menuturkan, jika kedatangan mereka hanya bersifat pemeriksaan rutin.

Pihak Dinas PU Bina Marga sendiri setingkat Kepala Bidang (Kabid) dan Kepala Seksi (Kasie) saat wartawan mencoba menanyakan nama dan jabatannya utusan BPK dimaksud, tak satupun berhasil memberikan jawaban.

“Itu utusan BPK perwakilan Medan. Namun saya gak tau namanya,” ujar Kadis PU Bina Marga, Johanes Gurning dan langsung pergi meninggalkan kerumunan wartawan.

Benarkah kedatangan pihak BPK untuk melakukan pengauditan terhadap sejumlah proyek pekerjaan sebagai program PU Bina Marga Simalungun yang ditenggarai disinyalir adanya dugaan sejumlah penyimpangan.