Labuhanbatu, hetanews.com - Merasa tebakan toto gelap (togel) nya tembus atau keluar, WS warga Desa Sei Tarolat Kecamatan Bilah Hilir Kabupaten Labuhanbatu, terlibat pertengkaran adu mulut (cekcok) dengan seorang juru tulis (jurtul) berinisial S yang tidak jauh dari rumahnya.

Pertengkaran ini berawal saat WS, Selasa (25/10/2016), bertanya pada temannya yang ditemui di warung milik S, terkait nomor togel Hongkong atau kerap disebut KIM yang keluar malam itu. Merasa tebakannya keluar usai dengar dari temannya itu, WS pun langsung bergegas minta uangnya kepada S.

Bukannya dapat uang, WS malah dihadiahi perdebatan oleh S di dalam rumahnya. S mengatakan, kalau nomor tebakannya (59) yang dibelinya kali Rp 3 ribu saat itu bukan Senin malam melainkan Senin pagi pada putaran Togel Singapore. 

Walau ada secarik kertas (kupon) sebagai bukti pertinggal, WS yang diketahui bermarga Sibarani itu enggan menagihnya karena ia tau ini merupakan praktik judi ilegal. Dsamping dirinya malu sama warga karena usianya yang sudah beranjak tua (61 tahun).

Informasi yang dihimpun, judi togel yang sedang marak di Bilah Hilir. Saat ini ada 2 jenis, yakni togel Singapore yang putarannya pada hari Senin, Rabu, Kamis, Sabtu dan Minggu dengan nomor tebakan keluar pada pukul 18.00 WIB, dan togel Hongkong yang main setiap harinya dengan nomor tebakan keluar pada malam pukul 23.00 WIB.

Salah seorang warga yang ditemui wartawan saat kejadian itu mengatakan, kalau S kerap melakukan hal seperti itu kepada warga yang nomor tebakannya memang benar-benar keluar.

“Sudah sering orang dikecewakannya, mungkin dia (Jurtul) beranggapan gak bakalan ada tuntutan, karena ini kan kasus judi,” terang warga yang tidak ingin namanya disebutkan.