HETANEWS

Menpan RB sebut 20 LNS berhasil dibubarkan di era Jokowi

Asman Abnur. ©alazharbatam.com

hetanews.com - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Asman Abnur mengklaim dua tahun terakhir, reformasi birokrasi dan pelayanan publik berjalan baik. Hal itu dilihat dari adanya 22 lembaga non struktural (LNS) yang dibubarkan pemerintah.

"Terakhir tahun 2016 ada 10 LNS yang dibubarkan untuk mengurangi keborosan kewenangan yang mengakibatkan keborosan anggaran," ungkap Asman saat memaparkan hasil capaian kerja dua tahun Jokowi-JK dengan tema 'Reformasi Kelembagaan & Paket Deregulasi Ekonomi' di Gedung Bina Graha, Kementerian Sekretariat Negara, Jalan Veteran III Nomor 17, Jakarta Pusat, Senin (25/10).

Selain pembubaran puluhan LNS, Asman juga mengaku sudah memberikan perhatian kepada pelayanan publik melalui pengembangan inovasi di berbagai lini. Misalnya pelayanan publik yang berhubungan dengan pelayanan pasar dan perizinan, pelayanan terpadu satu pintu (PTSP), pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Disdukcapil, hingga Puskesmas.

"Kami sudah bentuk 59 Kabupaten/kota sebagai role model pelayanan publik," ujarnya.

Pada tahun 2016, kata kader Partai Amanat Nasional (PAN) ini, ada 2.476 inovasi yang mengikuti kompetisi. 297 di antaranya merupakan best pratices yang siap direplikasi ke instansi lain.

Sementara itu, untuk pengawasan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dilaporkan cukup membaik. Hal itu merujuk pada realisasi opini WTP untuk kementerian dan lembaga pada tahun 2015 mencapai 71 persen dari target 95 persen. Kemudian provinsi sudah menembus angka 76 persen dari target 85 persen, dan Kabupaten/kota capai 44 persen dari target 65 persen.

"Terkait akuntabilitas, instansi pemerintah yang akuntabel memiliki skor B atas Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), perkembangannya baik," terang dia.

sumber: merdeka.com

Editor: edo.