HETANEWS.COM

Pengembangan Siantar Diproyeksikan ke Tanjung Pinggir

Sekda Donver Panggabean didampingi Asisten Baren Alijoyo menerima cendramata dari Ketua Komisi A DPRD Temanggung, Slamet Eko Hartono. (foto : Humas Pemko Siantar).

Siantar, hetanews.com - Pengembangan Kota Siantar kedepan diproyeksikan di Kecamatan Siantar Martoba, khususnya wilayah Tanjung Pinggir yang sekarang terdapat lahan eks PTPN III seluas 573 hektar lebih. 

Hanya saja, hingga sekarang pemko masih terus bernegosiasi dengan Kementrian BUMN dan Kementrian Keuangan (Kemenkeu) agar pelepasan aset negara tersebut tidak menimbulkan masalah di kemudian hari. 

Hal tersebut dikatakan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Siantar, Donver Panggabean dihadapan 11 orang anggota Komisi B DPRD Kabupaten Temanggung (Jawa Tengah) saat kunjungan kerja ke Siantar dan Simalungun, Selasa pagi (18/10/2016) di Ruang Data Balai Kota Jalan Merdeka.

Sekda juga memaparkan kondisi Siantar dari aspek geografis, topografis, ekonomis serta kondisi demografis. Donver menuturkan, Siantar yang letaknya di tengah-tengah Kabupaten Simalungun hanya berjarak sekitar 46 Km dari Kota Parapat, Danau Toba.

“Iklim Siantar juga sangat sejuk dan dihuni penduduk yang sangat majemuk baik dari aspek etnik maupun agama. Di sini banyak pusat-pusat agama, namun kami selalu rukun dan damai,” paparnya.   

Dalam  pertemuan tersebut, Sekda didampingi para Staf Ahli Wali Kota diantaranya, Edi Noah Saragih, Nesli Sinaga dan Chaidir Sitompul, Asisten Baren Alijoyo Purba dan M Akhir Harahap, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Bina Marga, Jhonson Tambunan, Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Jonni Panjaitan, serta para Kepala Bagian di Sekretariat Daerah.

Secara khusus, kunjungan DPRD selama 2 hari ini, menurut pimpinan rombongan, yang juga Ketua Komisi B, Slamet Eko Hartono, akan lebih fokus melihat bagaimana program Pemko Siantar dalam aspek penataan kawasan kumuh kota serta pengelolaan transfortasi lokal. 

“Apalagi kami dengar, kota bersejarah ini sangat dekat dengan kawasan Danau Toba, yang tengah gencar dipromosikan sebagai destinasi dunia. Bagaimana pun tentu ada pengaruhnya kepada Siantar,” ujarnya.  

Merespon hal tersebut, Sekda mempersilahkan rombongan DPRD Temanggung untuk berdialog langsung kepada dinas terkait, untuk melakukan peninjauan ke lapangan. 

Penulis: tom. Editor: aan.

Masukkan alamat E-mail Anda di bawah ini untuk berlangganan artikel berita dari Heta News.

Jangan lupa untuk memeriksa kotak masuk E-mail Anda untuk mengkonfirmasi!