HETANEWS

Remaja 17 Tahun Hamil Tua, Pelaku Diduga Kepala Tiga

Siantar, hetanews.com - Lebih dari setahun 'minggat' dari rumah, Mawar (nama samaran), remaja berusia 17 tahun berhenti menstruasi (haid), namun ketika pulang kerumah sudah berbadan dua. Pelaku diduga BPP, pria mocok-mocok berusia 36 tahun. Bah!

Kasusnya terbongkar ketika Mawar pulang kerumahnya di Jalan Pdt J Wismar Saragih, Kelurahan Tanjung Pinggir, Kecamatan Siantar Martoba pada 5 September 2016 silam dengan perut membuncit menyembah sujud kepada ibunya, M br Aritonang.

Ceritanya, seperti laporan ibunda korban kepada polisi menyebutkan bahwa sekitar bulan Juli 2015 dirinya menerima telepon dari Suster Asrama sekolah Mawar yang terletak di Jalan Asahan Batu 5, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun.

Kala itu, suster melaporkan kalau Mawar sudah tak lagi tinggal di asrama. Lantas, M br Aritonang, mempertanyakan hal itu kepada puterinya. Entah kenapa, Mawar bercerita kepada ibunya memang sudah tak ingin lagi tinggal di asrama, hingga dirinya memutuskan hengkang dari rumah.

Kepergian Mawar hingga berbulan-bulan membuat keresahan keluarga dan mencoba mencarinya. Apalagi Mawar masih tergolong remaja. Namun, pencarian keluarga saat itu memang belum berhasil menemukan keberadaa Mawar.

Namun, tepatnya 5 September 2016, Mawar ditemani E br Simanjuntak, teman ibunya mendadak pulang ke rumah sehingga membuat keluarga terkejut, apalagi kepulangannya dengan perut membuncit.

Kepada ibunya, Mawar bersembah sujud atas kehamilan itu. Ia bercerita hubungan intim hingga membuatnya berbadan dua dilakukan oleh BPP, warga Jalan Musyawarah Lorong 2, Kecamatan Siantar Utara.

Entah berapa kali telah melakukan hal itu. Namun, Mawar masih mengingat hubungan intim tersebut pernah dilakukan bersama BPP di Penginapan Pulo Gumba, Jalan Rakutta Sembiring, Kelurahan Nagapita, Kecamatan Siantar Martoba.

Oleh ibunya usai mendengar pengakuan Mawar lalu membawa puterinya itu ke salah satu Bidan guna speksi (periksa kehamilan). Mawar mengatakan kalau ia sudah tidak lagi datang bulan (haid) sejak bulan Februari 2016.

Buntutnya, Rabu (12/10/2016) M br Aritonang membawa putrinya yang sudah hamil tua tersebut ke Polresta Siantar guna mengadukan BPP, pria yang sudah kepala 3 itu.

Kasubbag Humas AKP Isril Noer membenarkan pengaduan korban dan tercatat dalam laporan polisi nomor LP/424/X/2016/SU/STR. "Benar, korban melalui ibunya telah mengadukan kasusnya ke kita," katanya, Kamis (13/10/2016).

Penulis: bt. Editor: aan.