HETANEWS

Aksi Satpol PP Siantar Bongkar Warung Rokok, Makanan, Tuak dan Tambal Ban

Petugas Satpol PP Kota Siantar saat membongkar bangunan kios liar yang berada di Jalan SM Raja, Simpang Rambung Merah, Kamis (13/10/2016). (foto:Lazuardy Fahmi).

Siantar, hetanews.com- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Siantar kembali beraksi melakukan pembongkaran.

Kali ini di Jalan Sisingamangaraja Bawah, Kelurahan Asuhan, Kecamatan Siantar Timur, Kamis (13/10/2016), sekira pukul 09.00 WIB membongkar 4 kios yang menyalahi aturan.

Adapun kios (warung) yang dibongkar adalah milik pedagang rokok, makanan, tuak dan tambal ban. Dalam pembongkaran, Satpol PP dibantu oleh TNI Kepolisian. Pedagang hanya mampu melihat kios mereka dibongkar oleh Satpol PP tanpa melakukan perlawanan sedikitpun. Pembongkaran ini dilakukan sebab bangunan tersebut berdiri di taman kota.

Kasi Ops Arpin Sinaga mengatakan, pembongkaran itu mereka lakukan lantaran keempat kios itu  melanggar Peraturan Daerah (Perda) Nomor 9 Tahun 1992 tentang Wajib Bersih Lingkungan, Keindahan, Ketentraman dan Ketertiban Umum serta Peraturan Wali Kota (Perwa) Nomor 1 Tahun 2014 tentang Izin Mendirikan Bangunan.

Petugas Satpol PP Pemko Siantar saat membongkar bangunan kios liar di Jalan Sisingamangaraja, Simpang Rambung Merah, Kamis (13/10/2016). (foto: Lazuardy Fahmi).

Sebelum melakukan pembongkaran itu,  pihaknya ucap Apron Sinaga telah tiga kali melayangkan surat peringatan (SP) agar pedagang membongkar sendiri bangunannya. 

Tetapi,  para pedagang tidak mengindahkannya,  hingga akhirnya Satpol PP memutuskan untuk membongkar paksa keempat bangunan itu.

"Kita telah lebih dulu melayangkan SP 1,2 dan 3. Bahkan, personil Satpol PP telah mendatangi langsung untuk menghimbau membongkar sendiri," kata Arpin.

Begitupun kata Arpin,  pihaknya tetap memperbolehkan pedagang berjualan di tempat itu dengan syarat sistem bongkar pasang atau tidak permanen.

"Pedagang jangan mendirikan secara permanen tetapi sistem bongkar," katanya.

Penulis: tom. Editor: ebp.