Siantar, hetanews.com-Aksi demo para pendukung Surfenov Sirait dan Parlindungan Sinaga (Surfenov-Parlin) di Kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Siantar, Selasa (11/10/2016)  berlangsung ricuh dan berujung pada penangkapan beberapa orang.

Dalam aksi itu, salah seorang oknum polisi mengacungkan jari tengah atau fuck you pada para pendukung ‘Salam Lima Jari’ itu. Selain itu, pendukung Surfenov-Parlin disiramkan air usai melakukan aksi pembakaran ban di depan Kantor KPUD Siantar.

Tiga orang pendukung Surfenov-Parlin diamankan sejumlah petugas Kepolisian. Mereka diamankan secara paksa dengan cara ditarik dan lehernya dipitting.

Ini momen foto yang diabadikan hetanews saat aksi demo di Kantor KPUD Siantar:

Oknum personil Polresta Siantar, Bripda P Siahaan yang mengacungkan jari tengah pada para pendemo. (foto: Armeindo Sinaga)
Oknum personil Polresta Siantar yang bertugas di Satuan Sabhara, Bripda P Siahaan yang mengacungkan jari tengah pada massa pendukung Surfenov-Parlin saat aksi demo di Kantor KPUD Siantar. (foto: Armeindo Sinaga)
Sabar Sirait simpatisan pasangan Surfenov-Parlin diamanakan oleh pihak Polresta Siantar saat terjadinya kericuhan di depan kantor KPUD Siantar. (foto: Lazuardy Fahmi).
Salah seorang pendukung Surfenov-Parlin diamankan petugas Kepolisian. (foto: Lazuardy Fahmi).
Tindakan pengamanan dilakukan personil polisi terhadap salah satu pendukung Surfenov-Parlin. (foto: Lazuardy Fahmi).
Salah seorang pendukung Surfenov-Parlin saat diamankan polisi.  (foto: Lazuardy Fahmi).
Ibu-ibu pendukung Surfenov-Parlin yang menangis saat mengetahui beberapa teman-teman mereka diamankan. (foto: Lazuardy Fahmi).
Massa pendukung Surfenov-Parlin mendatangi Polresta Siantar meminta tiga rekan mereka yang diamankan agar dibebaskan, (foto: Lazuardy Fahmi).