HETANEWS

Dituding Kapolresta Sebagai "Pengedar", Ini Tanggapan BNN Siantar

Kantor BNN Siantar. (foto : Lazuardy Fahmi)

Siantar, hetanews.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Siantar menanggapi santai tudingan yang dilontarkan Kapolresta AKBP Dodi Darjanto. BNN tak ambil pusing disebut "pengedar sabu" sebanyak hingga 5 kg tiap bulan di Kota Siantar.

Baca: (Kapolresta Tuding BNN Siantar sebagai "Pengedar Sabu" karena Tau Jumlahnya Tiap Bulan).

Kepala BNN Siantar, Ahmad Yani Damanik dikonfirmasi melalui Kepala Seksi Pemberantasan, Kompol Pierson Ketaren enggan mempermasalahkan tuduhan tersebut. Menurut dia, Kapolresta memiliki persepsi yang berbeda.

"Gak masalah beliau (Kapolresta) menuduh itu, gak masalah itu. Mungkin punya persepsi berbeda. Silahkan dia berpersepsi," ujarnya dari seberang telepon, Sabtu malam (8/10/2016).

Dirinya beranggapan pernyataan Kapolresta dikarenakan adanya miss komunikasi hingga menimbulkan tanggapan yang salah.

"Itu kan hasil informasi informasi setelah diakumulasi semua, ya perkiraan kita makanya ada 3 - 5 kg (sabu). Info itu kan ada A7, jadi bukan fakta itu. Kita juga bilang kemarin hanya perkiraan. Beliau juga mungkin perkiraan, yah  seperti itu lah perkiraannya. Gak apa-apa, mungkin miss komunikasi aja dalam menanggapinya," ujarnya.

Baca: (Siantar Darurat Narkotika, Sebulan 5 Kg Sabu Beredar).

Penulis: bt. Editor: aan.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.