HETANEWS

Remaja ini Ngaku Jadi Kurir Bandar yang Disapa ‘Om’, Diperintah Melalui Seluler

IVS ditangkap petugas BNN Kota Siantar. (foto : Tumpal Tanjung)

Siantar, hetanews.com- IVS ditangkap petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Siantar, mengaku baru tiga hari menjadi kurir sabu. Remaja usia 18 tahun ini mengedarkan barang milik Om (bandar), sapaan akrab dia terhadap sang bandar.

"Nama aslinya saya tidak tau bang, kalau manggil namanya 'om'. Badannya tegap," ujar warga Jalan SM Raja Gang Muttaqin, Kelurahan Bah Kapul, Kecamatan Siantar Sitalsari ini.

Remaja putus sekolah sejak SMP ini berujar, selama 3 hari menjalankan bisnis milik Om dirinya disetir melalui HP untuk mengantarkan pesanan. Sekali tembus, Rp 10.000 dikantonginya sebagai upah.

"Saya baru 3 hari ini menjualkan bang, inilah ketiga kalinya ditangkap. Saya diarahkan (om) pake HP menjualkan, jumpa sama saya pas dia ngantarkan barang untuk dijualkan aja. Pindah-pindah tempat kalau ngantarkan barang," bebernya.

Inggi diciduk petugas BNN Siantar ketika tengah menunggu pembeli. Ia ditangkap berikut 2 paket sabu di Jalan Maluku Atas, Kelurahan Bantan, Kecamatan Siantar Barat, Senin (3/10/2016) sekira pukul 19.00 WIB.

"Tau dari kawan-kawan menjualkan sabu-sabu. Sebelum ditangkap, barang rencana mau jual sama si Agung," tandasnya saat pemaparan di kantor BNN Siantar, Jalan Keselamatan, Kelurahan Sukadame, Kecamatan Siantar Utara, Selasa (4/9/2016).

Selain Inggi, petugas BNN juga meringkus AH (35) alias Adi Keling, 3 jam usai penangkapan Inggi. Dari tangan warga Jalan Singosari, Kecamatan Siantar Barat ini petugas menyita sabu seberat 4 gram atau sebanyak 8 paket.

Penulis: bt. Editor: ebp.