Wed 19 Sep 2018

Polisi Sita Server dan CPU Videotron Penayang Film Porno

Videotron di daerah Antasari, Jakarta Selatan menayangkan video film dewasa. twitter.com

Jakarta, hetanews.com - Polisi telah menyita server dan central processing unit (CPU) videotron di Jalan Prapanca, Jakarta Selatan. Ini dilakukan untuk mendalami kasus film porno di videotron yang terjadi pada Jumat 30 September 2016 kemarin.

"CPU sudah kami dalami dan sita untuk diidentifikasi, dianalisis kira-kira kenapa ini bisa terjadi," kata Kepala Polda Metro Jaya Irjen Mochammad Iriawan saat ditemui usai peringatan Hari Kesaktian Pancasila, 1 Oktober 2016, di Lubang Buaya, Jakarta Timur.

Iriawan mengatakan kasus itu ditangani Polres Jakarta Selatan maupun Unit Cyber Crime Mabes Polri. Dia mengatakan perlu waktu untuk mengetahui kejadian sesungguhnya. "Mohon waktu mendalami," kata Iriawan.

Iriawan belum bisa memastikan apakah kasus film porno di videotron akibat ulah peretas yang melibatkan orang dalam. Namun dia memastikan kepolisian akan bisa mengungkap kasus tersebut, apalagi kasus ini menyita perhtian publik dan menjadi perhatian nasional. "Tentunya kami pun ingin segera bisa mengungkap kenapa ini bisa terjadi," kata dia.


 

Namun, jika dari hasil pemeriksaan benar ada peretasan, kepolisian akan menggunakan UU tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Iriawan berjanji kepolisian akan menjelaskan hasil pengusutan kasus ini ke publik. Hingga kini belum ada tersangka yang ditetapkan kepolisian. "Saksi saja belum diperiksa. Baru diambil keterangannya saja," kata dia.

Seperti diketahui, videotron yang terletak di Jalan Prapanca, dekat kantor Wali Kota Jakarta Selatan, sempat menayangkan film porno. Itu terjadi sekitar pukul 14.00-15.00. Penayangan film porno itu membuat heboh warga sekitar yang kemudian langsung mematikan saklar listrik.

 

 

 

 

sumber: tempo.co

Penulis: -. Editor: edo.