HETANEWS

20 Butir Pil Disebut Negatif, Ini Pernyataan KBO Narkoba Polresta Siantar

Pil yang diduga ekstasi diamankan polisi

Siantar, hetanews.com  - Sebanyak 20 butir pil diduga ekstasi yang disita polisi dari penggerebekan di Jalan Maluku, Kecamatan Siantar Barat, minggu lalu telah diperiksa keasliannya di Laboratorium Forensik Polda Sumatera Utara (Poldasu).

Kasat Narkoba Polresta Siantar, AKP Bambang Suryo Waskito melalui KBO Iptu BR Simanjuntak mengatakan pihaknya telah menerima hasil lab. Menurutnya, 20 butir pil itu tidak ekstasi. "Negatif (bukan ekstasi)," ujarnya, Jumat (30/9/2016).

Terkait pil yang dimaksud, ia berujar belum bisa memastikan jenisnya. Sebab, kepastian pil negatif narkoba, baru diterima melalui komunikasi. "Pastinya (jenis) apa, belum tau. Karena (hasil pemeriksaan pil) kami telepon kesana (Poldasu), belum pake surat resmi," katanya sembari menirukan tangan untuk bertelepon.

Menurutnya, hasil lab harus segera diterima guna memastikan status seseorang yang diamankan. Diketahui, Satuan Narkoba memiliki waktu 6 x 24 jam menentukan status tersangka atau tidak.

"Kami kan harus cepat (menentukan status orang diamankan). Makanya pake orang sana, kami telepon. Dan lagi barang itu ditemukan bukan dari badan," ujarnya.

Meski demikian, ia juga membeberkan ketika ditanya hasil test urine ke-enamnya, sebelum pihaknya diserahkan ke BNN untuk direhabilitasi.

"Ada juga yang positif. Kalau gak salah empat orang. Dua orang lagi negatif," katanya.

Sebelumnya, polisi mengggerebek rumah di Jalan Mufakat No 41, Kelurahan Bantan, Kecamatan Siantar Barat, pada Jumat (23/9/2016).

Dari penggerebekan polisi menangkap 6 orang penghuni rumah ditangkap, 1 diantaranya wanita bernama Duma Yanti br Simanjuntak.  Selain keenamnya, polisi juga mengamankan dua puluh butir yang diduga pil ekstasi.

Penulis: bt. Editor: aan.